Pemerintahan

Hebat! BUMDes Gempollegundi Jombang Sukses Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Program Simpan Pinjam Petani

×

Hebat! BUMDes Gempollegundi Jombang Sukses Gerakkan Ekonomi Desa Lewat Program Simpan Pinjam Petani

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Desa (Pemdes) Gempollegundi, Kecamatan Gudo berhasil mengerakkan perekonomian masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Gempollegundi, Kecamatan Gudo berhasil mengerakkan perekonomian masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Komitmen awal dalam membangun badan usaha yang berkelanjutan untuk memajukan perekonomian rakyat dan mensejahterakan masyarakat, kini mulai berjalan dan menuai hasil

Kepala Desa Gempollegundi Sagiyan Taruna Alip mengatakan, BUMDes di desanya dinamakan Makmur Ro yang dikutip dari bahasa Jawa tulen.

”Penamaan tersebut merupakan kesepakatan bersama dengan masyarakat dengan harapan dapat menularkan keberhasilan dan kelancaran antar sesama anggota,” tuturnya.

Baca Juga:  Akibat Sumur Pamsimas Desa Manduro Jombang Rusak, Andalkan Pasokan Air dari Sumur Baru

Ia menambahkan, perjalanan menghidupkan kembali BUMDes Makmur Ro penuh dengan perjuangan sejak awal dia menjabat sebagai kades. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan melakukan musyawarah desa (musdes) untuk restrukturisasi kepengurusan pada 2021.

”Tujuannya agar BUMDes dapat berjalan kembali ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.

Baca Juga: Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung Jombang Gelar Tradisi Haul Leluhur dan Sesepuh Masyarakat, Ini Tujuannya

Baca Juga:  Kajian Ramadan Unipdu Jombang: Takwa Sesuai Kemampuan

Menurutnya Bumdes yang berjalan dengan dukungan berbagai pihak merupakan cermin kemandirian ekonomi desa yang tumbuh dari kekuatan lokal.

”Dengan tata kelola yang transparan, inovatif dan profesional, BUMDes harus mampu mengelola unit usaha yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, BUMDes Makmur Ro menjalankan unit usaha simpan pinjam dengan sasaran utama para petani yang tergabung dalam gapoktan (gabungan kelompok tani).

Para petani diberikan kemudahan modal usaha dengan metode pelunasanan sesuai kemampuan yang disepakati bersama.

Baca Juga:  Segini Panjang Ruas Jalan Prof M Yamin dari Desa Balongbesuk hingga Pandanwangi, Diwek Bakal Diserahkan Pemkab Jombang ke Pemprov Jatim

”Kami ingin sektor pertanian terus berjalan dan mampu mencapai hasil maksimal tanpa membebani para petani,” terang Sagiyan.

Hal tersebut menjadi wujud komitmen Pemdes Gempollegundi dalam mendongkrak perekonomian warga menjadi lebih berkembang dan berdaya.

”Ini menjadi bukti pengoptimalan potensi lokal di tingkat desa yang dapat dimaksimalkan melalui BUMDes dengan tujuan mulia untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *