Pendidikan

Puasa Detoksifikasi Tubuh Alami, Begini Penjelasan Direktur Pascasarjana Unipdu Jombang

×

Puasa Detoksifikasi Tubuh Alami, Begini Penjelasan Direktur Pascasarjana Unipdu Jombang

Sebarkan artikel ini
BERWAWASAN LUAS: Direktur Pascasarjana Unipdu, Dr H Achmad Zakaria SKM MKes, saat menjadi narasumber Kajian Ramadan kemarin (24/3).

Desakita.co – Direktur Pascasarjana Unipdu, Dr H Achmad Zakaria SKM MKes, mengajak umat muslim senatiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalakan rukun Islam yakni puasa.

Selain sebagai bentuk ketakwaan, puasa juga bermanfaat sebagai detoksifikasi tubuh alami.

’’Puasa detoksifikasi alami tubuh dan ini sudah terbukti secara nyata,’’ katanya saat menjadi narasumber Kajian Ramadan di Islamic Center Unipdu, kemarin (24/3).

Umat Islam wajib bersyukur. Karena dalam diri manusia telah disediakan detoksifikasi alami baik melalui pembuangan urine, saluran feses dan lain-lain. ’’Sebagai umat Islam kita juga diwajibkan menjalani puasa.

Baca Juga:  Sosok Masrukhin Kepala MAN 7 Jombang: Aktivis yang Takzim pada Guru

Alhamdulillah puasa juga sebagai detoksifikasi full body. Tidak hanya fisik, namun spiritual, sosial dan mental juga,’’ jelasnya.

Salah satu bentuk detoksifikasi adalah mengeluarkan zat-zat berbahaya yang terkandung dalam tubuh.

Baca Juga: Ini Kunci Sukses SMA Darul Ulum 1 Unggulan Jombang Antarkan 81 Siswa Lolos SNBP

Karena secara alami, tubuh manusia menghasilkan substansi yang berbahaya bagi tubuh dan secara rutin zat berbahaya itu harus dikeluarkan oleh tubuh

’’Secara natural sel dalam tubuh harus mengalami proses peremajaan.

Karena sel mati akan menghasilkan sampah dan sampah jika tidak di keluarkan akan menghasilkan racun,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Diikuti 194 Peserta, Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Sukses Digelar di Jombang

Di era masa kini mayoritas minuman dan makanan yang dikonsumsi manusia terkontaminasi zat berbahaya. Baik pengawet buatan, pewarna makanan hingga MSG.

Jika dikonsumsi terus, hal itu akan berdampak pada tubuh. Maka, penting bagi umat untuk selalu memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

”Tidak hanya makanan, penggunaan kostemik yang dilakukan kaum hawa juga banyak mengandung merkuri dan turunannya. Ini bisa menjadi penyumbang zat berbabahaya dalam tubuh,’’ jelasnya.

Baca Juga: Gelar Bazar Murah dan Santunan Duafa, Upaya Bank Jatim Jombang Dongkrak Perekonomian UMKM

Baca Juga:  Ajang NCC ke 12 SMA Darul Ulum 1 Unggulan Jombang Meriah, Ini Daftar Juaranya

Dengan banyaknya zat maupun racun dalam tubuh, maka sangat membutuhkan proses detoksifikasi.

’’Kita harus banyak bersyukur. Kita dalam Islam punya kewajiban menjalani puasa. Karena itu bisa menjadi detoksifikasi alami tubuh,’’ urainya.

Puasa juga dapat membuat toxic yang masuk dalam tubuh berkurang.

Selain itu, dengan menjalani puasa juga akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh. ”Sebab, saat berpuasa, tubuh melakukan regenerasi sel imun yang membantu melawan infeksi,’’ tegasnya. (ang/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *