Pendidikan

19 Sekolah di Jombang Bakal Direhab, Dinas P dan K Jombang Mulai Susun HPS

×

19 Sekolah di Jombang Bakal Direhab, Dinas P dan K Jombang Mulai Susun HPS

Sebarkan artikel ini
RUSAK PARAH: Kondisi bangunan SDN Sambongdukuh 1 Kecamatan Jombang, kemarin. Sekolah ini sudah usul rehab sejak 2019.

Desakita.co – Sejumlah berkas rehab sekolah telah tuntas diverifikasi rencana anggaran dan biaya (RAB) oleh dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Jombang.

Saat ini, dinas P dan K mulai menyusun harga perkiraan sendiri (HPS) dan kerangka acuan kerja (KAK).

’’Yang sudah dapat verifikasi PUPR baru beberapa. Setelah semuanya lengkap, baru kita ajukan ke PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa) semuanya,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, kemarin.

Belum semua RAB tuntas verifikasi dinas PUPR. Yang sudah selesai saat ini sedang dibuatkan HPS dan KAK.

Baca Juga:  Siap - Siap, Tahun Depan 1.041 PAUD di Jombang Digelontor BOP Puluhan Miliar

Setelah semua berkas komplet, maka pengajuan ke PBJ baru akan dilakukan.

Semua tahapan itu menurut Senen memang membutuhkan waktu yang lama. Apalagi berkas lelang dinas P dan K menjadi salah satu yang paling banyak.

Total ada 19 paket yang akan diajukan. Tujuh rehab SMPN, 11 rehab SDN, dan satu pembangunan aula terbuka dinas P dan K.

’’Karena paket yang kita ajukan banyak, prosesnya juga memakan waktu cukup lama. Apalagi harus melalui tahap verifikasi dari stakeholder terkait, dan itu juga membutuhkan waktu,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Petani di Utara Brantas Jombang Was-Was Tak Tercukupi Irigasi Dampak Dam Jatimlerek Jebol, Begini Tanggapan Dewan

Setelah diusulkan ke PBJ, masih harus melalui beberapa tahap pendampingan hingga seluruh berkas dinyatakan lengkap dan siap untuk naik lelang.

Sebelumnya, Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang, Supradigdo, mengakui, hingga akhir Maret paket yang dilelang terbilang minim.

Khususnya paket konstruksi atau fisik. ’’Kendalanya apa, ini masih kita cari tahu ke masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah),’’ ucapnya.

Pihaknya akan segera menyurati OPD yang memiliki paket fisik. Tujuannya, mengetahui kendala yang dialami.

Baca Juga:  Pemkab Jombang Berikan Beasiswa S1 kepada 30 Siswa Berprestasi, Ini Tujuannya

’’Khususnya paket yang sudah masuk proyek strategis daerah. Kenapa sampai hari ini (kemarin) dokumen belum masuk ke PBJ, kendalanya apa?” tegasnya.

Kabag PBJ Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, juga sudah mengimbau kepada OPD yang memiliki banyak proyek tahun ini agar segera mengusulkan.

Utamanya pekerjaan-pekerjaan yang besar dan membutuhkan waktu lama.

Agar sisa waktu sampai akhir tahun masih panjang, sehingga jika ada yang kurang bisa langsung dilakukan perbaikan. (wen/jif/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *