DesaKita.co – PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Mojokerto menyerahkan bantuan sambungan listrik gratis kepada Akhmad Yusuf Afandi.
Warga Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung itu menjadi penerima manfaat program ’’Light Up The Dream’’.
Ini sekaligus membuktikan PLN menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.
Wajah bahagia terpancar dari Akhmad Yusuf Afandi, ketika listrik akhirnya menyala di rumah barunya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini menjadi penerima manfaat program ’’Light Up The Dream’’ dari PLN UP3 Mojokerto.
Yakni berupa pemasangan listrik gratis ditujukan untuk keluarga kurang mampu.
Yusuf sebelumnya tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana berada di bawah jembatan. Kini, setelah mendapat bantuan bedah rumah dan sambungan listrik baru dari PLN, dia dapat hidup dengan lebih layak, aman, dan nyaman.
’’Terima kasih kepada PLN, saya sangat bersyukur sekarang rumah saya ada listriknya. Dulu tinggal di bawah jembatan, sekarang bisa tinggal di rumah yang ada lampunya. Semoga PLN makin sukses dan terus bantu orang kecil seperti saya,’’ ungkap Yusuf haru.
Penyerahan bantuan listrik dilakukan langsung Manajer PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, bersama jajaran tim PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Mojoagung, Rabu (11/6).
Program Light Up The Dream merupakan bagian dari upaya PLN dalam menghadirkan keadilan energi sekaligus bentuk nyata peran PLN sebagai motor penggerak ekonomi rakyat dan penjaga kedaulatan energi nasional.
’’Melalui program ini, kami ingin menegaskan, listrik bukan hanya soal nyala lampu. Tapi tentang membuka harapan, membuka akses, dan mendorong ekonomi rakyat. Listrik harus menjadi hak semua warga negara tanpa terkecuali,’’ urai Muhammad Syafdinnur.
PLN meyakini bahwa dengan tersambungnya listrik, warga seperti Yusuf kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang. ’’Baik dari segi pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi,’’ imbuh dia.
Program ini menjadi bukti kehadiran negara melalui PLN tidak hanya terlihat di kota-kota besar. Namun, juga hadir di tengah masyarakat kecil, di sudut-sudut desa.
’’Guna memastikan kedaulatan energi dapat dirasakan secara merata seluruh rakyat Indonesia,’’ kata Syafdinnur. (fid/jif)












