Wisata

Tak Cuma Jadi Penghias Alun-Alun Desa, Kebun Buah Carangrejo Jombang Bisa Dipetik Gratis

×

Tak Cuma Jadi Penghias Alun-Alun Desa, Kebun Buah Carangrejo Jombang Bisa Dipetik Gratis

Sebarkan artikel ini
BERBUAH: Supriaji berada di antara pohon mangga di Kebun Buah Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

DesaKita.co – Lahan kosong tak dibiarkan menganggur. Pemerintah Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang memanfaatkannya menjadi kebun buah yang hasilnya bisa dinikmati warga secara gratis.

Dirintis sejak 2023, kebun di kawasan alun-alun desa itu kini mulai berbuah dan menjadi daya tarik pengunjung sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM.

Kepala Desa Carangrejo Supriaji mengatakan, sekitar 40 tanaman buah tumbuh di lahan milik desa tersebut. Jenisnya beragam, mulai jambu air, jambu biji, mangga, srikaya hingga kelengkeng. Tanaman dipilih agar masa panennya bergantian sehingga warga bisa menikmati buah sesuai musim.

Baca Juga:  Pengunjung Disuguhkan Wahana Waterboom

”Sejak awal memang niat kita menanam untuk warga. Jadi, boleh mengambil,” katanya.

Supriaji mengakui, saat program digagas, sebagian warga sempat pesimistis. Mereka khawatir buah akan dipetik anak-anak atau warga sekitar sebelum matang. Namun, pemdes sejak awal memang memperuntukkan kebun itu bagi masyarakat. Bahkan, ketika ada kegiatan desa, warga dipersilakan memetik buah yang tersedia.

”Saat musim jambu, misalnya, masyarakat bisa datang langsung untuk memetiknya, termasuk untuk bahan sambal pencit,” imbuhnya.

Tak hanya menyediakan buah gratis, kebun tersebut juga diharapkan menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar alun-alun. Deretan lapak di kawasan itu menjajakan aneka makanan dan minuman. Pengunjung yang datang menikmati kebun buah berpeluang sekaligus membeli jajanan, seperti es dan bakso, dari pedagang setempat.

Baca Juga:  Harganya Terjangkau, Ini 5 Rekomendasi Wisata Kuliner Hits dan Instagramable di Wonosalam Jombang

Pemdes juga menyiapkan lahan untuk pengembangan Taman Pangan. Area tersebut direncanakan ditanami sayuran yang bisa diambil warga secara gratis, serta tanaman empon-empon.

Sementara itu, tanaman alpukat di sisi timur jalan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Lahan disewa untuk budidaya ikan nila dan gurami sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Hasil pengelolaannya menjadi pemasukan bagi BUMDesa.

Baca Juga:  Inovasi Kecamatan Bandarkedungmulyo: Wujudkan Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan

”Sementara tanaman alpukat di sisi timur jalan itu dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa),” ujarnya.

Supriaji berharap, pemanfaatan lahan kosong tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menyediakan buah dan pangan, kebun juga diharapkan menjadi daya tarik kawasan alun-alun yang berdampak pada usaha pedagang sekitar.

”Prinsipnya, siapa menanam akan memanen. Daripada lahan kosong, lebih baik dimanfaatkan sehingga hasilnya bisa dipanen dan dinikmati warga,” katanya. (fid/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *