DesaKita.Co – Fun Run Penanggungan 5K dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2027 di Lapangan Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto bakal mengusung konsep santai.
Peserta tidak akan dikejar target waktu atau cut off time (COT) sehingga bisa menikmati panorama pedesaan di bawah Gunung Penanggungan dan Welirang yang berkabut dengan udara segar.
Event lari sejauh 5 kilometer tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2027, start pukul 06.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Jawa Pos Radar Mojokerto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Mojokerto.
Koordinator Event Fun Run Penanggungan 5K Imron Arlado mengatakan, konsep fun run sengaja diusung agar kegiatan ini bisa diikuti semua kalangan tanpa tekanan.
Pihaknya ingin menghilangkan kesan kompetitif yang biasanya membuat peserta pemula enggan ikut.
”Konsepnya fun run, jadi peserta tidak akan kita kejar target waktu atau COT. Mau lari, jalan santai, sambil foto-foto menikmati panorama berkabut di Trawas, silakan. Yang penting happy dan sehat,” ujar Imron, kemarin (4/11).
Menurutnya, esensi dari HDN adalah kebersamaan dan kegembiraan sehingga event lari ini dirancang untuk menjadi ruang rekreasi sekaligus olahraga bagi keluarga.
”Kita ingin semua bisa finish happy. Tidak ada yang tertinggal, tidak ada yang disapu karena kehabisan waktu. Semua peserta, baik yang cepat maupun yang santai sambil menikmati desa, akan tetap kami sambut di garis finis dengan meriah,” tegasnya.
Ia menjelaskan, rute sejauh 5 kilometer tersebut akan melintasi lima desa di Kecamatan Trawas, yakni Desa Trawas, Selotapak, Tamiajeng, dan Kesiman. Sepanjang rute, peserta akan disuguhi pemandangan persawahan, perkebunan, dan udara pegunungan yang sejuk.
”Rutenya kita buat senyaman mungkin. Peserta tidak hanya olahraga, tetapi juga bisa menikmati udara segar dan potensi desa yang dilewati. Ini juga jadi ajang promosi wisata desa,” tambahnya.
Selain fun run, pada hari yang sama Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto juga akan menggelar Pemecahan Rekor MURI Jemblem Terbanyak oleh kader TP PKK se-Kabupaten Mojokerto.
”Targetnya kita siapkan 15 ribu Jemblem. Kegiatan pemecahan Rekor MURI ini akan digelar pada sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB, masih di Lapangan Trawas,” jelas Sekretaris Panitia JPRM, Khudori Aliandu.
Khudori menambahkan, untuk semakin memeriahkan suasana, panitia juga akan menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari sejumlah desa.
Mulai dari kopi khas Trawas, jajanan tradisional, hingga berbagai produk unggulan lainnya.
”Jadi setelah lari pagi, peserta dan pengunjung bisa kulineran dan belanja produk UMKM. Harapannya, peringatan HDN ini tidak hanya meriah dan sehat, tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat desa,” pungkasnya. (oce/fen)










