JOMBANG – Peluang usaha peternakan mulai disiapkan Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito. Melalui program Wirausaha Baru (WUB) Desa Mantra (Maju dan Sejahtera), pemerintah desa menuntaskan pembangunan kandang budidaya ayam Unggas Lestari Unggul (ULU).
Tak hanya menyiapkan sarana, sebanyak 15 warga juga dipersiapkan menjadi kelompok peternak baru.
Kandang berukuran 7 x 21 meter tersebut berdiri di kawasan persawahan Dusun Besuk. Pembangunannya didanai alokasi program WUB Desa Mantra sebesar Rp 75 juta dan dikerjakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Curahmalang.
Kepala Desa Curahmalang Eni Sulchiyatin mengatakan, program budidaya ayam ULU merupakan peluang untuk mendorong tumbuhnya usaha produktif masyarakat. Terlebih, kebutuhan daging ayam terus meningkat sehingga sektor peternakan dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan.
”Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki kesempatan usaha, tetapi juga dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengelola peternakan secara produktif,” ujarnya.
Sebagai persiapan, pemerintah desa telah menyosialisasikan program tersebut kepada 15 warga yang akan tergabung dalam kelompok budidaya. Mereka merupakan perwakilan dari lima dusun, masing-masing tiga orang. Keterlibatan warga ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan peternakan berbasis masyarakat. ”Perwakilan dari lima dusun, masing-masing dipilih tiga orang,” bebernya.
Ayam ULU merupakan ayam kampung pedaging hasil persilangan ayam pelung dengan ayam ras petelur betina. Tampilannya menyerupai ayam kampung, tetapi memiliki pertumbuhan lebih cepat.
Dagingnya bercita rasa gurih dan bertekstur padat sehingga menjadi salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan daging ayam.
Kini, setelah kandang dan fasilitas pendukung rampung, pemerintah Desa Curahmalang tinggal menunggu tahapan pengisian ayam ULU.
Eni berharap, program kolaborasi dengan Dinas Peternakan (Disnak) Jombang tersebut tidak sekadar menghasilkan kandang baru, tetapi juga melahirkan wirausaha peternakan yang mampu berkembang secara berkelanjutan. ”Harapan kami, program ini bisa meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru yang produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (dwi/naz)












