Pemerintahan

Lewat Bazar BKAD Fest, UMKM Desa Puton Jombang Perluas Pasar Produk Lokal

×

Lewat Bazar BKAD Fest, UMKM Desa Puton Jombang Perluas Pasar Produk Lokal

Sebarkan artikel ini
PRODUK LOKAL DESA: Kepala Desa Puton, Minardi (berkaos hitam mengenakan topi) bersama kader TP-PKK memamerkan produk lokal warga saat bazar UMKM BKAD Fest Kecamatan Diwek di halaman kantor kecamatan, Rabu (28/10).

JOMBANG – Pelaku UMKM Desa Puton, Kecamatan Diwek, mendapat dukungan promosi dari pemerintah desa.

Mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pemasaran produk lokal.

Salah satunya melalui bazar UMKM BKAD Fest Kecamatan Diwek di halaman kantor kecamatan, Rabu (28/10).

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha rumahan memamerkan produk sekaligus menjangkau konsumen lebih luas.

Kepala Desa Puton Minardi mengatakan, dukungan itu merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah usaha rumahan berkembang di desanya, mulai produksi kerupuk terigu, aneka botok, hingga donat kentang.

Baca Juga:  Optimalkan Penggunaan Dana Desa, Infrastruktur Desa Tanjunggunung Kini Semakin Berkembang

”Di wilayah desa kami terdapat banyak pelaku UMKM, di antaranya produksi kerupuk terigu, aneka botok dan donat kentang skala rumahan,” ujarnya.

Selama ini, produk mereka dipasarkan melalui lapak sederhana maupun dititipkan di toko dan warung sekitar desa.

Keberadaan usaha tersebut turut menggerakkan ekonomi warga.

Sebab, peningkatan pesanan berpotensi membuka kebutuhan tenaga kerja.

 

”Untuk kesehariannya, mereka berjualan di lapak sederhana serta dititipkan di toko dan warung yang ada di sekitar desa,” terangnya.

Karena itu, Pemdes Puton berupaya menjadi mitra bagi pelaku usaha.

Baca Juga:  Desa Tambakrejo Jombang Jadi Pusat Turnamen Minifootball SMA se-Jawa Timur

Selain memberi kesempatan mengikuti kegiatan promosi, pemdes mendorong agar produk lokal semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas.

”Kami berupaya mendukung semaksimal mungkin agar para pelaku usaha dapat semakin berkembang, salah satu caranya dengan kami ikut sertakan saat ada kegiatan yang berkaitan dengan UMKM,” tuturnya.

Minardi menegaskan, penguatan UMKM menjadi salah satu jalan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

”Kalau warga sudah mandiri secara ekonomi dan ekosistem usaha di desa tumbuh produktif, cita-cita mewujudkan desa maju dan sejahtera akan lebih mudah tercapai,” tegas Minardi.

Baca Juga:  Sosok Syafril Yudhi Pratama, Warga Desa Sengon Jombang yang Mengabdi untuk Petani

Namun, pengembangan usaha di tingkat desa masih menghadapi sejumlah tantangan.

Bukan hanya permodalan, melainkan juga ketersediaan bahan baku, peralatan produksi, kemasan, dan pemasaran.

Karena itu, Pemdes Puton ingin memperkuat ekosistem usaha agar kapasitas produksi dan kualitas produk meningkat, sekaligus membuka akses pasar lebih luas.

”Tantangan kami selanjutnya adalah memperkuat ekosistem usaha di desa. Mulai meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas, memperluas pasar, hingga memastikan usaha warga bisa terus berkembang,” pungkasnya. (dwi/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *