DesaKita.Co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai menggeber berbagai kegiatan lokal dalam rangka menyambut Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2027.
Mengusung semarak gelaran nasional di Bumi Majapahit, rangkaian acara ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan menghadirkan turnamen E-Sport hingga Liga Desa lokal sebagai daya tarik pesta rakyat tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, mengatakan berbagai kegiatan lokal dirancang secara terpadu untuk memperkuat kebersamaan, menggeliatkan potensi lokal.
Sekaligus memeriahkan momentum bersejarah Hari Desa Nasional 2027 di wilayah Kabupaten Mojokerto.
”Peringatan Hari Desa Nasional 2027 di Bumi Majapahit ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga wadah kebersamaan masyarakat desa. Kami menggeber berbagai kegiatan lokal yang meriah, inklusif, dan menyentuh berbagai kalangan, termasuk anak muda melalui E-Sport dan olahraga lewat Liga Desa,” ungkapnya.
Berdasarkan jadwal rangkaian kegiatan yang ada, kemeriahan ini telah dimulai sejak Jumat (23/10) untuk penyisihan gelombang 1 e-sport. Pembukaan turnamen tersebut dihadiri langsung oleh Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kelembagaan, M. Afif Zamroni, serta Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian. Keduanya menyampaikan apresiasi tinggi serta dukungan penuh terhadap pembinaan talenta muda di bidang e-sports.

Pemkab Mojokerto juga mengajak desa-desa di Bumi Majapahit sebagai peserta liga desa agar kegiatan kian semarak, kompak dan gotong royong.
”Kompetisi liga desa ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertandingan olahraga, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat desa untuk menunjukkan potensi dan memperkuat kebersamaan,” tegasnya.
Selain pengembangan olahraga, liga desa ini dinilai dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Kehadiran penonton selama pertandingan berpotensi meningkatkan omzet ekonomi kreatif.
”Selain membuat tubuh sehat, liga desa ini kita yakini bisa mendongkrak perekonomian. Para pelaku UMKM ikut terlibat berjualan, sehingga ekonomi warga turut terangkat,” paparnya.
Pertandingan sepak bola antar-desa ini bakal diselenggarakan di berbagai eks wilayah pembantu bupati, seperti di Lapangan Desa Plososari, Kecamatan Puri, lapangan Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Lapangan Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Lapangan Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, dan Lapangan Banjaragung, Kecamatan Puri yang dijadwalkan bergulir mulai akhir Oktober hingga Desember 2026.
Tak sekadar itu, sejumlah agenda menarik juga turut disiapkan dalam menyambut gelaran nasional ini.
Ada festival Desa Nusantara dan Jambore Kader PKK, menampilkan pameran produk unggulan UMKM, jalan sehat, hingga pemecahan rekor MURI Jemblem terbanyak oleh Kader PKK se-Kabupaten Mojokerto di Trawas.
Teguh Gunarko berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari perangkat daerah, kecamatan, kepala desa, serta partisipasi aktif masyarakat.
”Melalui semangat kebersamaan ini, kami ingin desa-desa di Kabupaten Mojokerto semakin maju, berdaya saing, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan nasional dari Bumi Majapahit,” pungkasnya. (ori/ris)








