Dukung Tumbuhnya Atlet Digital Berkualitas
DesaKita.Co — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto secara resmi membuka gelaran kompetisi e-sports tingkat pelajar bertajuk ESI Youth Championship 2026.
Perhelatan olahraga digital yang diikuti sebanyak 80 tim dari kalangan generasi muda ini diselenggarakan di Gedung Serbaguna Surya Kencana, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Turnamen yang menjadi wadah pembinaan talenta muda ini digelar secara khusus dalam rangkaian menyambut Hari Desa Nasional 2027.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri langsung oleh Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kelembagaan, M. Afif Zamroni, serta Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian.
Keduanya menyampaikan apresiasi tinggi serta dukungan penuh terhadap pembinaan talenta muda di bidang e-sports.
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian menegaskan e-sports saat ini bukan lagi sekadar permainan hiburan biasa, melainkan cabang olahraga kompetitif yang menjanjikan dan diakui.
”Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur, kerja sama tim, strategi, kedisiplinan, sportivitas, serta kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan. ESI Youth Championship 2026 hadir bukan hanya sebagai turnamen, tetapi sebagai wadah pembinaan atlet muda, ruang belajar, dan ajang silaturahmi antar pelajar se-Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.
Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dan Pengurus E-sports Indonesia (ESI) Kabupaten Mojokerto atas sinergi dan komitmennya dalam menyediakan ruang berkarya serta menjadi motor penggerak pembinaan atlet sejak usia sekolah.

Senada dengan hal tersebut, Staf Khusus Mendes PDT Bidang SDM dan Hubungan Kelembagaan, M. Afif Zamroni, turut memberikan dorongan semangat agar para generasi muda di desa maupun di wilayah Kabupaten Mojokerto terus mengasah potensi digital dan kepemimpinan mereka.
Sekaligus memperkuat persaudaraan antar pelajar dalam menyambut peringatan Hari Desa Nasional 2027 mendatang.
Kepada seluruh peserta dari 80 tim yang bertanding, pihaknya berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan karakter positif.
“Ingatlah bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah bagaimana kalian bertanding dengan semangat, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga persaudaraan,” ungkapnya.
Dengan dibukanya turnamen ini secara resmi, sebanyak 74 tim pelajar siap beradu strategi dan kemampuan untuk memperebutkan gelar juara serta membawa nama baik sekolah masing-masing di tingkat Kabupaten Mojokerto.
Tak urung, pihaknya mengajak para peserta menjadikan setiap pertandingan sebagai pelajaran, setiap kekalahan sebagai batu loncatan, dan setiap kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkembang.
”Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan jadilah pribadi yang berkarakter, baik di dalam maupun di luar arena,” pungkasnya. (ori/fen)









