DesaKita.co –SMAN Mojoagung, Jombang menggelar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mikraj Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, Kamis (15/1).
Ini sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter kepada peserta didik.
’’Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi siswa yang disiplin, berakhlak, serta terhindar dari perilaku negatif,’’ kata Kepala SMAN Mojoagung, Waras MMPd.
Peringatan Isra Mikraj merupakan salah satu program kegiatan OSIS. Isra Mikraj memiliki makna pendidikan yang sangat dalam, khususnya terkait perintah salat lima waktu.
Salat tidak hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter.
’’Harapannya, anak-anak bisa meneladani nilai Isra Mikraj. Di dalamnya ada perintah melaksanakan salat lima waktu yang penuh dengan nilai pendidikan, terutama disiplin agar salat tepat waktu,’’ terangnya.
Salat juga berfungsi sebagai benteng moral bagi peserta didik. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala bahwa salat mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar.
’’Nilai salat itu agar anak-anak tidak berbuat kerusakan, kenakalan, keji, dan munkar. Karena innasssalata tanha anil fahsyai wal munkar,’’ katanya mengutip QS Al Ankabut 45..
Berbagai permasalahan hidup akan lebih mudah dihadapi jika seseorang istiqamah dalam salat dan bersabar.
Ia mengutip firman Allah dalam Alquran yang memerintahkan umat manusia untuk meminta pertolongan melalui sabar dan salat.
’’Hidup ini penuh dengan masalah. Maka Allah Ta’ala berfirman, wasta’inu bis-sobri was-solah. Apapun permasalahannya, mintalah pertolongan dengan sabar dan salat. Namun keduanya terasa berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,’’ urainya mengutip QS Albaqarah 45.
Dalam PHBI tersebut, SMAN Mojoagung menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto sebagai penceramah.
’’Meski baru mengenal secara singkat, menurut saya Kacabdin sebagai sosok ilmuwan sekaligus ulama yang mampu memberikan mauidoh dan tausiyah yang menyejukkan bagi siswa,’’ ungkapnya.
Rangkaian kegiatan PHBI diawali dengan salat Duha bersama di lapangan sekolah sejak pukul 07.00 WIB.
Sekolah juga secara rutin menggelar istighotsah satu bulan sekali setiap Jumat Legi. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan siswa seperti gambus, hadrah, hingga fashion show bernuansa islami.
Tak hanya mengisi tausiyah, Kacabdin juga turut mengisi podcast yang disiarkan melalui kanal Youtube SMAN Mojoagung.
Setiap tamu yang diundang sekolah selalu diarahkan untuk mengisi podcast sebagai sarana memberikan motivasi dan inspirasi kepada peserta didik.
’’Setiap tamu yang kami undang, selalu kami ajak mengisi podcast. Tujuannya agar anak-anak mendapatkan motivasi langsung dan bisa belajar dari pengalaman para narasumber,’’ jelasnya. (wen/jif)












