Potensi

Petani di Desa Kedungmelati Jombang Ungkap Harga Beras Merosot Saat Panen Raya, Ini Penjelasannya

×

Petani di Desa Kedungmelati Jombang Ungkap Harga Beras Merosot Saat Panen Raya, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
DIPANEN: Salah seorang buruh tani memanen padi yang ambruk di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben.

Desakita.co – Jelang akhir panen raya, harga gabah di tingkat petani di Jombang cenderung turun.

Untuk gabah kering panen atau kering sawah harganya Rp 5.100 per kilogram (Kg).

”Setelah diprontok (baca; digiling), padi dijual langsung, harganya Rp 5.100 per Kg,” kata Hartadi salah seorang petani asal Desa Kedungmelati, Kecamatan Kesamben, kemarin.

Di tempatnya, memang baru selesai panen. Hampir semua tanaman padi sudah dipanen.

Menurutnya, harga gabah tersebut berbeda dengan padi saat panen dua minggu lalu.

Baca Juga:  14 Tahun Mengabdi Jadi Guru, Sosok Pengawas SMK Ini Punya Komitmen Tinggi Tingkatkan Mutu Kualitas Pendidikan di Jombang

Saat itu harganya masih berkisar antara Rp 5.700 sampai Rp 5.800 per Kg.

Baca Juga: Harga Gabah Merosot, DPRD Jombang Minta Bulog Serap Gabah Petani

”Mudah-mudahan harganya nggak semakin turun, karena masih ada yang belum panen,” imbuh dia.

Padi miliknya dipanen secara manual atau tak menggunakan mesin combine.

”Karena roboh kena angin, sehingga tidak bisa pakai mesin,” ujarnya seraya menyebut sawah miliknya seluas 2.800 meter persegi.

Baca Juga:  Tak Bisa Aliri Sawah Warga, Belasan Embung Tadah Hujan di 14 Desa di Jombang Tak Berfungsi Optimal

Hal senada diungkapkan M Hasan petani asal Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, yang mengaku harga gabah kering jelang akhir panen raya memang cenderung turun.

”Tiga hari lalu masih Rp 5.400 per kilogram,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M Rony, menyampaikan sampai sekarang panen padi masih berlangsung.

Berdasar data di lapangan, luas panen sekarang mencapai 11.234,46 hektare.

”Dari rencana panen padi April 20.400 hektare,” kata dia.

Baca Juga:  Desa Pungging, Kecamatan Pungging Berdayakan Ibu-ibu PKK Produksi Batik Ecoprint

Meski demikian, saat ini sudah mendekati akhir panen raya.

Antara akhir April hingga awal Mei nanti.

Baca Juga: Masuk Musim Panen Raya Padi, Disperta Jombang Ingatkan ‘Moleh Nggowo Gabah’ Upaya Jaga Swasembada Pangan

Kondisi itu cukup berpengaruh pada harga jual gabah kering yang cenderung turun.

”Untuk harga gabah kering sawah sekarang antara Rp 5.200 – Rp 5.400 per kilogram,” pungkas Rony. (fid/bin/ang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *