DesaKita.co – Wisata Pasar Keramat di Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, membawa dampak siginifikan bagi warga setempat.
Wisata bernuansa budaya dan ramah lingkungan dengan bambu sebagai ikonnya itu berhasil mendongkrak aspek sosial hingga perekonomian masyarakat.
Memasuki tahun keempat, Pasar Keramat yang buka setiap Minggu Wage dan Minggu Kliwon ini kian menjadi destinasi favorit wisatawan lokal dan luar daerah.

Suasana pasar yang rindang di tengah kebun bambu, aneka jajanan tradisional, serta beragam seni pertunjukan masih menjadi daya tarik bagi pengunjung. Eksistensi Pasar Keramat pun membawa perubahan besar bagi masyarakat desa.
”Ada peningkatan ekonomi yang signifikan di warga sekitar. Alhamdulillah, keberadaan Pasar Keramat secara ekonomi, budaya, dan sosial betul-betul ada dampak yang dirasakan masyarakat,” tutur Kepala Desa Warugunung Agus Sudarmaji.
Dampak keberadaan Pasar Keramat dari sisi ekonomi telah meningkatkan penghasilan warga. Pun demikian dengan aspek sosial dan budaya masyarakat mengenai kebersihan lingkungan, perilaku gotong royong, hingga kesadaran saling membantu juga semakin terbangun.
”Ke depan Pasar Keramat semoga semakin maju, semakin banyak diminati wisatawan, terutama dari luar Mojokerto, sehingga nama Desa Warugunung juga ikut terangkat,” harapnya. (adi/ris)







