PemerintahanPotensiWisata

Kolaborasi Jadi Kunci Bangun Desa, 55 Pihak Dianugerahi Jawa Radar Mojokerto Award 2026

×

Kolaborasi Jadi Kunci Bangun Desa, 55 Pihak Dianugerahi Jawa Radar Mojokerto Award 2026

Sebarkan artikel ini

DesaKita.co – Perhelatan Jawa Pos Radar Mojokerto Award 2026 sukses digelar di Sunrise Hotel Mojokerto, Kota Mojokerto, Selasa (7/7) malam.

Mengusung tema Desa Kita Maju Bersama, sebanyak 55 pihak yang terdiri dari 16 desa di Kabupaten Mojokerto, Gubernur Jawa Timur dan sejumlah dinas di lingkungan Pemprov Jatim, Forkopimda Mojokerto Raya beserta sejumlah dinas, perusahaan pemerintah dan swasta, hingga individu menerima penghargaan atas dedikasinya di bidang masing-masing.

Penghargaan kepada kepala desa diserahkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto yang hadir secara langsung di tengah acara.

Yandri menyampaikan selamat kepada para kepala desa karena telah memberikan kontribusi terbaiknya, sehingga layak dianugerahi penghargaan.

”Itu akan menjadi inspirasi dan bisa kita replikasi ke desa-desa yang lain yang jumlahnya di Indonesia 75.266 desa,” ungkapnya saat memberi sambutan seusai menyerahkan penghargaan.

Yandri mengatakan, Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto adalah membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Baca Juga:  Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Peringati HUT ke-80 RI, Ajak Warga Gelar Karnaval hingga Bazar

Hal ini diejawantahkan Kemendes PDT lewat program 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia.

Sebanyak 17 kategori penghargaan Jawa Pos Radar Mojokerto Award 2026 yang diberikan kepada 16 desa, lanjutnya, merupakan bagian dari program tersebut.

”Ada desa wisata, bebas narkoba, ketahanan iklim, ekonomi hijau, dan sebagainya itu seiring dan sejalan dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia,” tuturnya.

Menurut Yandri, dalam membangun desa diperlukan kolaborasi lintas sektor.

Kemendes PDT, sambung dia, memiliki pendekatan octahelix dalam upaya menaikkan kelas desa.

Model kolaborasi pembangunan ini melibatkan delapan unsur pemangku kepentingan, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, komunitas, media massa, lembaga keuangan, serta teknologi dan inovasi.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencontohkan, suplai kebutuhan pangan seperti beras, cabai, dan tomat di wilayah perkotaaan berasal dari desa.

Baca Juga:  Harga Jual Bersaing, Warga Desa Wonosalam Jombang Tertarik Budi Daya Cacing Tanah, Ini Jenisnya

Gambaran kecil ini menunjukkan pentingnya kerja sama yang terintegrasi dan berkelanjutan antarsektor.

”Maka kita harus memastikan kolaborasi tetap terbangun dengan baik. Penghargaan yang diterima para tokoh menunjukkan kalau kita memang butuh kolaborasi,” pesannya.

Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) Muhammad Nur Kholis mengatakan, kemajuan desa akan membawa kemajuan bagi daerah dan nasional.

Baginya, banyak desa di Kabupaten Mojokerto yang hebat dan luar biasa.

”Sehingga pada akhirnya kami memilih 16 desa untuk kami berikan apresiasi,” ucapnya di kesempatan yang sama.

Menurutnya, capaian suatu desa yang disebarluaskan akan menginsipirasi desa lainnya.

Dirinya pun mengamini apa yang dikatakan Mendes Yandri.

Keberhasilan yang diraih desa, lanjut Nur Kholis, tidak lepas dari peran berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

Atas kontribusi yang telah dilakukan, mereka turut menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

Baca Juga:  Tunjang Pelayanan Desa, Motor Operasional Kades Jenis Ini Mulai Tiba di Desa

”Desa-desa yang hebat di Kabupaten Mojokerto ini tentu tidak terlepas dari sinergi semua pihak,” tandasnya.

Gelaran Jawa Pos Radar Mojokerto Award 2026 turut dibuka dan dihadiri oleh tokoh muslim nasional sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, dan Direktur Jawa Pos Radar (JPR) Marsudi Nur Wahid juga hadir dan menyerahkan penghargaan kepada penerima award.

Hadir pula dalam acara sejumlah pejabat Pemprov Jatim serta jajaran Forkompimda Mojokerto Raya.

Sementara itu, malam apresiasi ini kian hangat dengan hadirnya jajaran Kemendes PDT yang ikut mendampingi Mendes Yandri, antara lain Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Nugroho Setijo Nagoro, Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik, dan Staf Khusus Muhammad Afif Zamroni. (adi/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *