PemerintahanPotensiRegulasi

Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Ajak Masyarakat Gotong Royong Normalisasi Sungai Sumber Pasinan

×

Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Ajak Masyarakat Gotong Royong Normalisasi Sungai Sumber Pasinan

Sebarkan artikel ini
PENCEGAHAN: Normalisasi Sungai Sumber Pasinan di Dusun Patung, Desa/Kecamatan Pungging dilakukan secara gotong royong guna mengatasi ancaman bencana banjir.

DesaKita.co -Rasa aman dan nyaman tentu menjadi tujuan utama dalam kehidupan masyarakat desa.

Salah satunya melalui program normalisasi sungai di Desa Pungging, Kecamatan Pungging. Langkah ini diharapkan dapat mencegah potensi bencana banjir selama musim penghujan.

Desa/Kecamatan Pungging terus melakukan berbagai program perbaikan infrastruktur.

Belakangan ini, Pemerintahan Desa (Pemdes) Pungging bersama masyarakat dan menjalin kolaborasi dengan dinas PUPR Kabupaten Mojokerto merampungkan program normalisasi sungai.

”Memang benar, akhir bulan Juni 2026 kemarin ada normalisasi Sungai Sumber Pasinan di Dusun Patung,” kata Sekretaris Desa Pungging Dwi Risdianto, Rabu (1/7).

Baca Juga:  Sah! 21 Pengurus Himpaudi Kecamatan di Jombang Resmi Dilantik, Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Menurutnya, normalisasi sungai ini bertujuan untuk membersihkan sampah dan mengatasi tanggul jebol. ”Selain itu, normaliasasi juga untuk penanggulangan tangap bencana dan mencegah potensi banjir,” tandasnya.

Dian, sapaan karib Dwi Risdianto ini, menambahkan, kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan secara mandiri, namun dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. ”Kegiatan ini kami kerjakan secara gotong royong. Mulai warga, perangkat desa, hingga dinas terkait,” ujarnya.

Baca Juga:  Eksis Sejak Bertahun-Tahun, Ini Cerita Desa Kedawong, Diwek Jombang Dijuluki Kampung Sentra Tape Ketan

Melalui kegiatan tersebut, ke depan diharapkan dapat mengantisipasi adanya potensi banjir jika terjadi curah hujan tinggi.

Kepala Dusun Patung Khansuntoro menambahkan, tahapan normalisasi Sungai Sumber Pasinan tersebut dilakukan melalui beberapa langkah.

Mulai dari pembersihan sedimen, pemberian jumbo bag, hingga pemasangan anyaman bambu atau gedek.

”Alhamdulilah ada bantuan ekskavator dari dinas PUPR kabupaten untuk memperlancar kegiatan normalisasi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Desa Menturus Jombang Pertahankan Tradisi Barikan, Simbol Syukur dan Gotong Royong

Setidaknya terdapat dua unit ekskavator yang beroperasi. Satu bertugas untuk proses pengisian jumbo bag dan selebihnya melakukan pemasangan ke tangkis.

”Untuk pengisian jumbo bag dibutuhkan waktu selama tiga hari, dan itu pun dibantu warga secara bergotong-royong,” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya normalisasi di Sungai Sumber Pasinan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

”Semoga ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga setempat dan sekitarnya,” pungkasnya. (dik/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *