Desakita.co – Masyarakat Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet geber aksi gotong royong untuk perbaikan jalan desa.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap infrastruktur desa, khususnya jalan yang menjadi sarana vital dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
KEPALA Desa Kesimantengah Bangga Alhakim turut mengawal sekaligus memberikan arahan kepada warga untuk bekerja sama dalam melaksanakan perbaikan jalan antardusun tersebut.
Menurutnya, konsep gotong royong telah menjadi bagian dari tradisi yang mengakar dalam kehidupan masyarakat.
’’Salah satu wujud nyata dari gotong royong yang masih berlangsung hingga kini adalah kegiatan perbaikan jalan desa,’’ ulasnya.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar perbaikan jalan semata.
Akan tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan antarwarga desa, mempererat hubungan sosial, sehingga menjadikan jalan tersebut lebih nyaman dilalui masyarakat.
’’Ini murni inisiatif warga sendiri. Mereka urunan beli semen, saya bantu sekalian untuk beli pasir, batu, kerja bakti tenaga buat penahan jalan, sekaligus proses pasang betonnya,’’ jelas dia.
Bangga mengakui, jalan antardusun Galenglo ini memang sempit dan berpasir.
Dengan kondisi pengecoran yang lebih layak, kini masyarakat sudah bisa menggunakannya dengan nyaman.
’’Sepanjang tiga meter sudah diperbaiki, bisa jadi jalan alternatif,’’ paparnya.
Gotong royong dalam perbaikan serta pemeliharaan jalan antardusun ini, melibatkan seluruh aparatur dan masyarakat.
Termasuk, peran pemerintah desa dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan gotong royong ini juga penting.
’’Ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan warga dalam menjaga dan memelihara infrastruktur desa,’’ paparnya.
Melalui kerja sama yang solid, diharapkan kondisi jalan desa menjadi lebih baik. Sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
’’Setiap warga desa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungannya. Termasuk, menjaga ruas jalan-jalan yang menjadi akses utama menuju rumah mereka serta menjadi urat nadi perekonomian masyarakat,’’ pungkasnya. (oce/fen)






