Pemerintahan

Cegah Pemerasan, Toko Madura di Desa Gambiran Jombang Diminta Lapor 110

×

Cegah Pemerasan, Toko Madura di Desa Gambiran Jombang Diminta Lapor 110

Sebarkan artikel ini
PRESISI: Kasat Binmas AKP Pranan Edi, Kapolsek Kompol Yogas, PS Paurmin Bagops, Aiptu M Ali Solahudin, Kades Jupri serta para tokoh.

Desakita.co – Pemilik toko Madura di Kecamatan Mojoagung sempat menjadi korban pemerasan oknum yang mengaku aparat. Ini karena mereka belum kenal call center bebas pulsa 110 untuk lapor polisi. ’’Setelah kejadian itu, kita sosialisasikan kepada para pemilik toko Madura agar saat ada yang melakukan pemerasan segera lapor 110,’’ kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas.

Dalam waktu 10 menit setelah warga lapor 110, polisi akan tiba di lokasi. ’’Ini berlaku di seluruh Indonesia,’’ tambah Kasat Binmas Polres Jombang, AKP Pranan Edi.

Baca Juga:  Progres Sudah 98,5 Persen, Pengerjaan Proyek Irigasi Pariterong di Jombang Dikebut

 

Setahun terakhir, enam kali warga Gambiran menghubungi 110. Di antaranya saat akan ada tawuran pada dini hari. Saat itu ada konvoi yang masuk ke gang. Warga sudah bersiap menyambut dengan bawa pentungan. ’’Guna mencegah tawuran, warga telepon 110 dan polisi langsung datang membubarkan,’’ kata Kades Gambiran, Jupri.

Baca Juga:  Lahan untuk Ruas Jalan Baru di Utara Brantas Sudah Siap, Panjangnya 2 Kilometer, Dimulai di Desa Kauman Jombang

 

Warga juga kontak 110 saat keberatan halamannya dipakai parkir kendaraan. ’’Polisi juga langsung datang mencegah keributan,’’ terangnya.

 

Desa Gambiran memiliki tiga dusun, 18 RT dan 6 RW. Jumlah CCTV menghadap ke jalan ada 30. ’’Monitornya di desa sehingga bisa dipantau 24 jam. Banyak percobaan kejahatan yang bisa dicegah karena memonitor CCTV dari desa,’’ urai Jupri. Termasuk pencegahan tawuran itu juga dari pengawasan monitor CCTV.

Baca Juga:  6 Hari Desa Jombok Jombang Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Di Gambiran ada 12 pos Satkamling tapi belum dipasang banner 110. ’’Di tiap pertemuan dengan warga 110 selalu kita sosialisasikan. Secepatnya tiap pos kita pasang banner 110,’’ ungkapnya.

 

Penilaian juga dihadiri Paur Subbagbinops Bagops, Aiptu Tri Iswahyudi dan PS Paurmin Bagops, Aiptu M Ali Solahudin.

(jif/naz)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *