Asal-UsulPemerintahanUncategorizedWisata

Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet Gelar Ruwat Dusun sebagai Wujud Syukur melalui Doa Bersama

×

Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet Gelar Ruwat Dusun sebagai Wujud Syukur melalui Doa Bersama

Sebarkan artikel ini
URI-URI: Warga mengikuti tradisi Ruwat Dusun Karangan, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet.

Desakita.co – Masyarakat Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, berupaya untuk terus merawat dan melestarikan tradisi.

Salah satunya dengan menggelar ruwat dusun yang hingga kini masih diuri-uri warga sebagai bentuk ungkapan rasa syukur.

Bertempat di Dusun Karangan, Desa Kesimantengah, warga melaksanakan kegiatan ruwatan yang diawali dengan kenduri dan doa bersama.

Masyarakat secara sukarela membawa tumpeng dan hasil bumi untuk dimakan bersama-sama.

”Kenduri sebagai wujud kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Seluruh hidangan yang dibawa kemudian didoakan bersama sebagai simbol rasa syukur serta harapan agar seluruh masyarakat,” tutur Kepala Desa Kesimantengah Bangga Al Hakim.

Baca Juga:  DPPKB-PPPA Jombang Sukses Gelar Peringatan Hari Keluarga Nasional, Beri Apresiasi Kepada Kader Bangga Kencana

Menurutnya, melalui Ruwat Dusun Karangan masyarakat bermunajat agar diberikan kesehatan, keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Di samping itu, ruwatan juga sebagai bagian dari tradisi dan kearifan lokal yang tetap dilestarikan hingga kini.

Bangga mengatakan, rangkaian kegiatan ruwatan berlangsung khidmat yang digelar di makam sesepuh dusun di Punden Mbah Sarujo Punden Watu Kurung.

Baca Juga:  Upaya Atasi Genangan Air, Pemdes Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan Jombang Bangun Drainase Baru

”Ini dimaknai sebagai penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga nilai kebersamaan, persatuan, dan nilai-nilai luhur budaya desa,” urainya.

Sebagai bentuk keberlanjutan, agenda ruwat Dusun Karangan tahun ini juga melibatkan peran aktif dari Karang Taruna Karya Muda.

Momen ini sekaligus menjadi wadah untuk melestarikan kesenian daerah.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, Perum Perhutani Jombang Bagikan 2026 Bibit Pohon

Sebagai penutup, Ruwat Dusun Karangan menyuguhkan seni pertunjukan campursari yang mendapat sambutan hangat oleh masyarakat.

”Hiburan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan setelah pelaksanaan doa dan kenduri bersama,” paparnya.

Karena itu, rangkaian kegiatan terselenggara atas kesadaran dan gotong royong dari lintas elemen masyarakat.

Pemdes Kesimantengah berharap, tradisi ruwatan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya dan sarana memperkuat persatuan antarwarga (ram/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *