KulinerPemerintahanPost

SPPG Medali, Mojokerto Meledak, Kobaran Api Hanguskan 2 Ruangan dan Bakar 5 Pegawai

×

SPPG Medali, Mojokerto Meledak, Kobaran Api Hanguskan 2 Ruangan dan Bakar 5 Pegawai

Sebarkan artikel ini

Desakita.co- Dentuman keras mengagetkan warga Dusun Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8) malam.

Ledakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali disusul kobaran api besar hingga meruntuhkan atap bangunan.

SPPG yang menaungi program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group itu diketahui memproduksi 3.700 porsi makanan per hari.

Lokasinya berada di Desa Medali dan dikelola Erista Widya Kristanti, 38.

Satpam SPPG, Bagianto, menuturkan peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu ia masih berada di dalam kantor.

“Awalnya ada suara seperti gas bocor. Nggak lama kemudian terdengar ‘duar’ satu kali, seperti barang jatuh keras,” katanya di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Ada MBG, Ketua DEN Sebut DD Bisa Naik Rp 8 Miliar Per Desa

Beberapa saat sebelum ledakan, 3 orang teknisi gas elpiji disebut sedang melakukan perbaikan di area pemorsian.

Di dalam dapur, ada 9 relawan yang masih bekerja. Rinciannya 8 perempuan dan 1 orang OB.

“Setelah meledak langsung gelap, terus kebakar. Relawan-relawan teriak histeris lalu lari keluar semua,” ujarnya.

Akibat ledakan, atap 4 ruangan ambruk. Masing-masing ruang pemorsian, ruang omprengan, kantor, dan ruang rapat.

Bahkan kendaraan operasional MBG yang terparkir ikut tertimpa reruntuhan.

“Bagian yang paling parah terbakar itu di atas ruang pemorsian dan ruang omprengan,” tambah Bagianto.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, sedikitnya 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan. Petugas berjibaku memadamkan api hingga sekitar pukul 22.30 WIB.

Baca Juga:  Tinjau Proyek Jalan Cor Ruas Kabuh-Tapen di Desa Karangpakis, Ini Temuan Pj Bupati Jombang

Peristiwa ini mengundang kerumunan warga.

Dampak ledakan tidak hanya di SPPG. Gudang sepatu yang berada tepat di belakang bangunan kiri SPPG juga ikut rusak.

Plafon gudang tersebut jebol.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, memastikan api sudah berhasil dipadamkan.

Untuk penyebab pasti ledakan, pihaknya menyerahkan penyelidikan ke kepolisian.

“Alhamdulillah kebakaran sudah padam. Nanti untuk penyebabnya biar ditangani rekan-rekan kepolisian,” tandasnya.

5 Korban Dilarikan ke RS

Petugas PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Sudarsono menyebut ada 5 orang yang menjadi korban dalam peristiwa ini dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Baca Juga:  Pemdes Tejo Mojoagung Jombang Dukung Program P3-TGAI, Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Data sementara ada 5 korban. 3 orang mengalami luka bakar dan 2 orang mengalami memar,” ujar Didik.

Dari 5 korban tersebut, korban bernama Edi mengalami luka bakar paling parah mencapai 90-95 persen dan kini dirawat di RS Gatoel.

Sementara, korban Nando Piter mengalami luka bakar 70-80 persen dan dirawat di RSI Sakinah.

Adapun Kwin Lan mengalami luka bakar 40-60 persen dan juga dilarikan ke RS Gatoel.

Untuk korban lainnya, Maulin dan Robiatul mengalami memar di bagian kepala dan punggung serta dirawat di RSI Sakinah.

“Ini masih data dan informasi awal sesuai analisa kami,” tandasnya. (oce)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *