Pemerintahan

Sambut Hari Jadi ke-620, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben Gelar Turnamen Bola Voli Antar-RW

×

Sambut Hari Jadi ke-620, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben Gelar Turnamen Bola Voli Antar-RW

Sebarkan artikel ini
SEMARAK: Kepala Desa Podoroto Adhim (dua dari kanan) menyerahkan penghargaan kepada tim RW 04 A sebagai pemenang turnamen bola voli plastik, Minggu (20/9) malam.

 

JOMBANG – Pemdes Podoroto, Kecamatan Kesamben, menyemarakkan Hari Jadi Desa Podoroto ke-620 dengan berbagai kegiatan. Salah satunya turnamen bola voli plastik antar-RW. Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat persatuan dan keguyuban masyarakat.

Kepala Desa Podoroto Adhim mengatakan, turnamen tersebut merupakan inisiatif Pemdes Podoroto untuk mengajak masyarakat menyambut hari jadi desa dalam suasana kebersamaan dan kegembiraan. ’’Inisiatifnya dari pemdes. Intinya, bagaimana warga bisa senang dan antusias memperingati hari jadi desa,’’ terangnya.

Baca Juga:  Akibat Kemarau Panjang, Sungai di Sejumlah Desa di Jombang Kini Kondisinya Mengering

Turnamen diikuti 16 tim putri dari seluruh RW di Desa Podoroto. Pertandingan dipusatkan di lapangan voli depan Kantor Desa Podoroto sejak 12 September dan berakhir pada 20 September 2026.

Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan pertandingan. Dukungan suporter masing-masing tim turut membuat suasana pertandingan semakin meriah. Panitia juga menyiapkan trofi dan uang pembinaan bagi para pemenang. ’’Trofi dan uang pembinaan dari donasi saya pribadi,’’ ungkap Adhim.

Baca Juga:  Kreatif, Sarung Tenun Buatan Warga Desa Plumbongambang Jombang Tembus Mancanegara Jelang Lebaran

Dalam pertandingan final, RW 04 A keluar sebagai juara setelah menundukkan RW 09 A. Sementara itu, RW 02 A meraih juara ketiga setelah mengalahkan RW 02 B dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga.

Baca Juga:  Salurkan Santunan Anak Yatim di Panti Asuhan Desa Jatigedong Ploso Jombang, Komitmen PT CJI Jombang Berbagi di Bulan Ramadan

Adhim berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai hiburan dan kompetisi olahraga. Lebih dari itu, turnamen diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan warga. ’’Turnamen ini meskipun sederhana, namun dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga. Alhamdulillah, semua berjalan lancar, sukses. Warga juga sangat senang,’’ pungkasnya. (dwi/naz)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *