Pemerintahan

Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben Jombang Bentuk Destana, Upaya Mitigasi Ancaman Bencana

×

Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben Jombang Bentuk Destana, Upaya Mitigasi Ancaman Bencana

Sebarkan artikel ini
SINERGI BERSAMA: Kepala Desa Blimbing Muji Alipah bersama anggota Destana Desa Blimbing dan BPBD Jombang.  

 

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Blimbing, Kecamatan Kesamben, bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Langkah tersebut dilakukan mengingat wilayah Desa Blimbing termasuk dalam kategori rawan bencana.

Sebagai langkah antisipasi, Pemdes menggelar pembentukan anggota tim Desa Tangguh Bencana (Destana). Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama dua hari (3-4/11) di Kantor Desa Blimbingb. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 orang perwakilam warga relawan bencana setempat, tokoh masyarakat serta jajaran perangkat desa. Mereka mendapatkan materi sosialisasi, simulasi dan pelatihan langsung dari BPBD sebagai langkah antisipatif menghadapi bencana. ”Tujuannya sebagai bentuk peningkatan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana di skala lokal desa,” terang Kepala Desa Blimbing Muji Alipah.

Baca Juga:  Mirip Makadam, Jalan Penghubung Desa Kayangan dan Mentaos Jombang Rusak Parah

Harapan ke depannya agar telah siap kelompok masyarakat tangguh bencana anggota Destana Desa Blimbing yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi di daerah rawan bencana. Selain mampu menghadapi ancaman bencana namun juga memiliki kemampuan memulihkan diri dari dampak bencana yang merugikan.

Baca Juga:  Desa Mojowiryo, Kecamatan Kemlagi Penuhi Kebutuhan Gizi Warga lewat Budi Daya Ikan Nila

Terbentuknya Destana merupakan suatu pendekatan komprehensif yang bertujuan untuk menciptakan ketangguhan masyarakat desa dalam menghadapi ancaman Bencana dalam berbagai bentuk. Pendekatan ini menggabungkan berbagai aspek, termasuk penguatan kapasitas masyarakat, pengelolaan lingkungan, sistem peringatan dini bencana, evakuasi korban bencana, hingga pemulihan pascabencana. ”Melalui beragam sosialisasi dan pelatihan, masyarakat desa kami akan lebih memahami langkah-langkah mitigasi bencana yang dapat mereka ambil untuk mengurangi risiko bencana,” tandasnya.

Baca Juga:  Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Atar Desa di Jombang Ini Jadi Kubangan Air

Selain itu, Pemdes juga mendorong pemberdayaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan terkait penanggulangan bencana. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *