Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Wirausaha Baru (WUB). Salah satunya dengan mengirimkan perwakilan warga dari setiap dusun untuk mengikuti pelatihan pembuatan olahan kue.
Kepala Desa Sambongdukuh Khairur Roziqin, kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Pemdes Sambongdukuh dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Jombang dalam mewujudkan program Desa Mantra (Maju dan Sejahtera). Pelatihan berlangsung selama dua hari, 22-23 Juli, di Pendopo Kecamatan Jombang. ”Ada sembilan warga Desa Sambongdukuh mengikuti kegiatan, dengan masing-masing tiga orang perwakilan dari setiap dusun,” terangnya.
Warga Sambongdukuh menjadi peserta angkatan keenam bersama warga Desa Candimulyo dan Desa Pulolor, Kecamatan Jombang. Dalam pelatihan itu, materi yang diberikan meliputi pembuatan kue dimsum, aneka brownies, penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), legalitas usaha, hingga pengemasan produk. ”Peserta tidak hanya mendapat keterampilan membuat olahan makanan, tetapi juga dibekali pengetahuan kewirausahaan,” bebernya.
Peserta pelatihan WUB merupakan usulan dari pemerintah desa yang disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah. ”Peserta pelatihan WUB merupakan usulan dari pemdes yang telah disesuaikan dengan potensi yang akan dikembangkan, sebagai langkah untuk menumbuhkan para pelaku wirausaha baru di setiap dusun,” ujarnya.
Program WUB ini juga mendapat dukungan dari bapak asuh, yakni PT Indomarco Prismatama/Indomaret. Ke depan, produk yang dihasilkan peserta diharapkan dapat dipasarkan melalui gerai retail modern. ”Melalui pelatihan keterampilan, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri, tujuannya utamanya agar ekonomi desa semakin bergerak, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” tandasnya.
Camat Jombang Muchtar menambahkan, program WUB merupakan salah satu program unggulan Bupati Jombang Warsubi yang keberhasilannya akan dipantau secara serius. ”Secara khusus, peserta dari Kecamatan Jombang kami minta untuk ditempatkan dan melaksanakan pelatihan di pendopo kecamatan. Tujuannya agar kami dapat memantau langsung pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Jombang berharap semakin banyak wirausahawan baru yang tangguh dan inovatif. ”Dengan begitu, perekonomian masyarakat desa dapat terus tumbuh menuju Jombang yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (dwi/naz)












