JOMBANG – Partisipasi Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, dalam ajang Wirosobo Fest 2026, Sabtu (12/9) berbuah prestasi apik.
Tema wayang Nusantara yang ditampilkan jajaran pemdes dan karang taruna (kartar) berhasil mengantarkan Pemdes Tanggalrejo sebagai juara ketiga fashion kategori Pemdes. Penghargaan diberikan jajaran Forkopimcam Mojoagung dan panitia di pendopo Kecamatan Mojoagung, Jumat (18/9) malam.
Kepala Desa Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana mengatakan, keikutsertaan tersebut bukan semata mengejar prestasi, namun membawa pesan mendalam agar budaya tradisional tetap dikenal di era sekarang.
”Partisipasi kasmi dalam ajang ini sebagai ruang untuk mengenalkan dan menjaga budaya tradisional, khususnya tentang dunia perwayangan,” tandas kades yang akrab disapa Mas Dhona ini.
Menurutnya, wayang bukan hanya bagian dari budaya Jawa, tetapi merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai filosofi, cerita, seni, dan karakter beragam.
”Melalui karnaval kostum perwayangan, kami ingin menggambarkan keindahan budaya Nusantara yang beragam namun tetap satu. Unsur wayang dipadukan dengan ornamen, motif kain, dan warna yang terinspirasi dari berbagai budaya daerah di Indonesia,” lanjutnya.
Baca Juga: Dolanan Padang Bulan Antar Desa Miagan Jombang Jadi Juara 1 Teatrikal Wirosobo Fest 2026
Dalam parade tersebut, Kades Tanggalrejo dan istri didapuk memerankan tokoh utama Ramayan, yaitu Rama dan Sinta. Penampilan mereka didukung oleh tokoh-tokoh perwayangan lainnya, mulai dari Punakawan seperti Bagong, Petruk, Gareng dan Semar hingga sosok Hanoman dan Rahwana.
”Kami sebagai perwakilan jajaran pemdes menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi, partisipasi, dan kontribusi dari semua elemen masyarakat Desa Tanggalrejo yang telah mendukung kami selama masa persiapan hingga pelaksanaan, dengan masa persiapan hanya satu minggu kami tetap dapat meraih prestasi,” ujarnya.
Camat Mojoagung Arief Hidajat menambahkan, Wirosobo Fest merupakan identitas Kecamatan Mojoagung. Selain menjadi ruang kreativitas, kegiatan tersebut dinilai mampu menggerakkan perekonomian lokal.
”Wirosobo Fest merupakan identitas Kecamatan Mojoagung, selain menjadi ajang kreativitas, momen ini turut menggerakkan perekonomian lokal. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan penuh dari jajaran Forkopimcam Mojoagung,” tambahnya. (dwi/naz)












