Pendidikan

Muktamar ke-35 NU, 70 Guru dan Siswa MAU Tambakberas Jombang Ikut Berkhidmah

×

Muktamar ke-35 NU, 70 Guru dan Siswa MAU Tambakberas Jombang Ikut Berkhidmah

Sebarkan artikel ini
KHIDMAH: Guru MA Unggulan KH Wahab Hasbullah Tambakberas melayani muktamirin, (29/8). (Achmad RW/Radar Jombang)

DesaKita.co — Ditunjuk sebagai Tower 1 penginapan muktamirin dari unsur PBNU selama Muktamar ke-35 NU menjadi kehormatan tersendiri bagi Madrasah Aliyah Unggulan (MAU) KH Wahab Hasbullah Tambakberas. Amanah tersebut dijawab dengan melibatkan 70 guru dan siswa untuk ikut berkhidmah menyukseskan Muktamar NU.

’’Ini tentu menjadi kehormatan bagi kami karena MAU dipercaya menjadi Tower 1, yang notabene tower utama untuk para muktamirin dari PBNU,’’ kata Kepala MAU KH Wahab Hasbullah, Faizun SPd MPd. Total ada sembilan tower penginapan yang tersebar di sejumlah unit pendidikan PP Bahrul Ulum Tambakberas.

Baca Juga:  Libatkan Warga Desa, Cara Desa Kepuhkembeng Jombang Genjot Pembangunan Infrastruktur

Untuk memberikan pelayanan maksimal, 70 guru dan siswa dilibatkan. Mereka bertugas di berbagai bidang. Mulai resepsionis, konsumsi, kesehatan, kebersihan, pengamanan, transportasi hingga perawatan fasilitas.

’’Semua ikut berkhidmah dan menyukseskan Muktamar,’’ ucapnya.

Mereka dibagi dalam dua sif. Sif pertama mulai pukul 05.00 hingga 14.00 WIB. Kemudian dilanjutkan sif kedua hingga sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga:  Dikenal Penghasil Alpukat Unggulan, Desa Sambirejo Wonosalam Jombang Punya Tradisi Andum Alpukat Wujud Rasa Syukur Petani

Khidmah juga dilakukan melalui layanan transportasi. Guru dan siswa ikut mengantar muktamirin menuju pos registrasi, yayasan maupun lokasi kegiatan lainnya. Hal itu dilakukan saat armada golf car dan becak untuk masing-masing tower belum tersedia.

’’Saat golf car dan becak belum tersedia, tetap kami antar menggunakan motor dari armada tower,’’ jelasnya.

Hingga saat ini, puluhan muktamirin telah terregistrasi di Tower . Termasuk peserta dari Lampung dan Palu. MAU juga memberikan pendampingan bagi muktamirin yang sudah sepuh dan membutuhkan perhatian khusus, termasuk terkait kebutuhan obat rutin.

Baca Juga:  Semakin Keren! SMKN 3 Jombang Ditetapkan Jadi SMK PK, Siap Bersaing di Dunia Industri

Menurut Faizun, keterlibatan guru dan siswa tersebut bukan sekadar menjalankan tugas kepanitiaan. Tetapi menjadi bagian dari khidmah sekaligus upaya mewarisi semangat perjuangan KH Abdul Wahab Hasbullah yang menjadi nama madrasah.

’’Ini bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga bagian dari khidmah. Kami ingin guru dan murid ikut memberikan kontribusi dalam Muktamar NU,’’ tegasnya. (riz/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *