Pemerintahan

Pengadaan Motor Operasional Desa di Jombang Bakal Diseragamkan

×

Pengadaan Motor Operasional Desa di Jombang Bakal Diseragamkan

Sebarkan artikel ini
pemerintah desa mulai tancap gas merealisasikan pengadaan kendaraan operasional kepala desa (kades) lewat anggaran Desa Mantra

Desakita.co – Arah pengadaan motor operasional desa di Kabupaten Jombang kian mengerucut. Meski secara aturan menjadi kewenangan masing-masing desa, komunikasi antar-kepala desa mengarah pada kesepahaman, yakni satu jenis, satu spesifikasi.

Saat ini, sejumlah desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo sudah lebih dulu merealisasikan pembelian motor melalui program Desa Mantra. Pilihannya jatuh pada Honda PCX 160 tipe ABS warna putih seharga Rp 38,175 juta. Sementara itu, ratusan desa lain masih berproses. ”Sampai hari ini baru Kecamatan Bandarkedungmulyo saja yang sudah, itupun belum lengkap semuanya. Untuk teman-teman desa yang lain masih proses,” terang Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Jombang Supono, Minggu (26/4).

Baca Juga:  280 Desa di Jombang Tuntas Gelar Musdesus, Pemkab Jombang Segera Lantik Pengurus dan Pengawas Kopdes Merah Putih

Supono menegaskan, pengadaan motor merupakan hak penuh desa. Anggaran sudah disiapkan melalui program Desa Mantra dengan pagu sebesar Rp 40 juta per desa. ”Untuk pengadaannya kita serahkan ke masing-masing desa dengan alokasi anggaran yang sudah masuk melalui Desa Mantra sejumlah Rp 40 juta itu,” lontarnya.

Namun demikian, ia tidak menampik adanya komunikasi di tingkat kepala desa yang mengarah pada keseragaman kendaraan operasional. ”Memang ada komunikasi di tingkat bawah. Yang namanya kendaraan dinas, kalau bisa seragam,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ada Tradisi Grebeg Sayur dan Sedekah Desa Setiap Tahun, Cara Pemdes Japanan Gudo Jombang Rawat Budaya Lokal

Jika seluruh 302 desa merealisasikan program tersebut, total anggaran yang terserap untuk pengadaan motor operasional desa diperkirakan tembus hingga Rp 11 miliar lebih.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Rika Paur Fibriamayusi menyampaikan, hingga kini laporan resmi baru berasal dari Kecamatan Bandarkedungmulyo yang sudah merealisasikan pengadaan motor. ”Yang melapor baru Kecamatan Bandarkedungmulyo. Itu sudah mengadakan, artinya proses pengadaan sudah berjalan dan unit sudah diterimakan,” katanya, Jumat (24/4).

Baca Juga:  Hutan di Desa Wonosalam Jombang Jadi Tempat Sampah Dadakan, Begini Ceritanya

Berdasarkan laporan terakhir dua hari lalu, sedikitnya sudah ada empat unit sepeda motor yang diterima.  ”Detail terbaru berapa unit yang sudah diterima, kami belum mendapat update lagi hari ini (kemarin),” imbuhnya.

Rika menegaskan, seluruh proses pengadaan berada di tangan pemerintah desa sebagai pengguna anggaran. ”Pengguna anggaran ada di desa, jadi pengelolaan full dari desa. Kami di dinas hanya fungsi asistensi,” katanya. (riz/fid/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *