Pendidikan

Hadiri Haul KH Wahab Chasbullah di Tambakberas Jombang, Wapres Gibran Ajak Santri Berani Berinovasi

×

Hadiri Haul KH Wahab Chasbullah di Tambakberas Jombang, Wapres Gibran Ajak Santri Berani Berinovasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang, Minggu (10/5).

DesaKita.co – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengajak kalangan santri bersiap menghadapi tantangan zaman dan perkembangan global.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri pengajian umum Haul ke-55 KH Abdul Wahab Chasbullah di halaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang, Minggu (10/5).

Di hadapan ribuan jamaah dan santri, Gibran menegaskan Indonesia membutuhkan generasi muda pesantren yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan dunia tanpa meninggalkan nilai kebangsaan serta akhlak.

”Indonesia butuh anak-anak muda, butuh santri yang berakhlak mulia, cinta tanah air, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi,” katanya.

Menurut Gibran, tantangan global ke depan semakin kompleks. Mulai perkembangan teknologi, perubahan iklim, hingga persaingan ekonomi dunia.

Karena itu, santri dinilai memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga:  Miris! Duiker Rusak di Desa Sumberagung, Perak Jombang Ditandai Kayu

Ia juga mengajak para santri meneladani sosok KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab sebagai pahlawan nasional, tokoh pemersatu bangsa sekaligus penggerak pendidikan.

Kehadiran Wapres di Tambakberas disambut antusias ribuan jamaah yang memadati lokasi haul sejak pagi. Mayoritas jamaah, terutama kaum ibu, tampak mengenakan pakaian serba putih.

Setibanya di Jombang menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka, Gibran langsung menuju kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Sebelum menghadiri acara utama, ia terlebih dahulu berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah.

Wapres disambut keluarga besar pesantren, di antaranya Hj Mahfudloh Wahab, Hj Hizbiyah Wahab, Hj Munjidah Wahab, KH Abdurrozak Sholeh, H Mujtahidur Ridho, H Syaifuddin, serta H Ubaidillah.

Hj Mahfudloh Wahab menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pesantren dan ulama.

Baca Juga:  Jadi Ikon Jombang, Event Kenduren Wonosalam Jombang Bagikan 2025 Buah Duriah Gratis

”Kami keluarga menyampaikan terima kasih atas berkenannya Pak Wapres datang. Kami mendukung Pak Prabowo dan Pak Gibran dan mengharapkan kerja sama yang serasi dan baik antara Pak Prabowo dengan Pak Gibran,” ujarnya.

Wapres Gibran mengaku sengaja mempercepat agenda kunjungan kerjanya demi memenuhi undangan para kiai untuk hadir di Tambakberas.

”Kalau yang perintah Pak Kiai, ya saya harus berangkat,” ujarnya disambut tepuk tangan jamaah. Ia juga menyampaikan salam Presiden RI Prabowo Subianto kepada para jamaah haul.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Warsubi, serta penceramah KH Ahmad Muwafiq. Dalam kesempatan itu, Gibran juga berinteraksi dengan para santri.

Baca Juga:  Adakan Penyuluhan Bimbingan Jabatan Bagi Siswa, Upaya Dinas Tenaga Kerja Jombang Jembatani Siswa dengan Dunia Kerja

Dua santri yang diminta naik ke atas panggung berhasil menjawab pertanyaan dari Wapres dan mendapat hadiah masing-masing satu unit sepeda.

Selain berbicara mengenai peran santri, Gibran turut menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk pengembangan program Kampung Haji untuk mendukung pelayanan jamaah Indonesia.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mempermudah pelayanan sekaligus meningkatkan efisiensi biaya haji bagi masyarakat.

Wapres juga mengapresiasi perkembangan pendidikan di lingkungan pesantren Tambakberas yang kini tidak hanya membuka jurusan keagamaan, tetapi juga bidang pertanian, ekonomi, pendidikan hingga teknologi informasi.

Usai memberikan sambutan, Gibran berpamitan kepada para kiai dan jamaah untuk melanjutkan agenda berikutnya. (riz/ang/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *