DesaKita.co – Pengajian umum Haul Syekh Djumadil Kubro ke-651 di halaman Makam Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, sukses digelar pada Rabu (1/7) malam.
Dalam peringatan wafatnya ulama besar pelopor penyebaran agama Islam di Nusantara ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Sentonorejo mendapat dukungan dari Pemkab Mojokerto.
TAK hanya warga, acara yang digelar di halaman Makam Troloyo ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga jajaran pemerintahan Kabupaten Mojokerto.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto Teguh Gunarko yang hadir dalam pengajian menyampaikan, gelaran haul selanjutnya akan mendapat bantuan dari APBD Kabupaten Mojokerto.
’’Insya Allah tahun depan akan dibantu. Termasuk untuk pagar makam (Troloyo) seperti yang disampaikan Pak Kades. Akan dianggarkan mumpung sekarang dalam proses penyusunan APBD 2027,’’ ujarnya.
Pihaknya mengimbau penyelenggara pengurus acara dan pengelola Makam Troloyo untuk segera mengajukan rencana anggaran ke Sekretariat Pemkab Mojokerto. Hal ini merupakan wujud dari kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa yang optimal dalam mendukung kegiatan dan program keagamaan.

Tahun ini, Pemkab Mojokerto menggelontorkan dana sekitar Rp 27 miliar untuk hibah kegiatan keagamaan.
Hibah tersebut, masih kata Teguh, salah satunya insentif guru TPQ.
Tahun ini nominalnya ditingkatkan dari sebelumnya Rp 400 ribu, kini menjadi Rp1,2 juta.
Tahun ini pula pemkab menggelontorkan total anggaran Rp 6,5 miliar untuk insentif guru TPQ dibanding sebelumnya hanya Rp 2 miliar.
’’Tentunya kenaikan ini sudah dipertimbangkan dengan matang dan efektif tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat lainnya,’’ tandas Teguh.
Kepala Desa Sentonorejo Shodiq menyambut baik dukungan dan apresiasi dari Pemkab Mojokerto tersebut.
Pengajian umum Haul Syekh Djumadil Kubro seolah menjadi tradisi yang dihelat tiap tahun. Makam Troloyo menjadi ikon Desa Sentonorejo perlu mendapat dukungan untuk dilakukan pengembangan dan pengelolaan yang optimal.
’’Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dari pemkab. Harapannya kolaborasi dan sinergi dengan pemdes ke depannya bisa berjalan dengan baik,’’ terang kades. (vad/fen)











