PemerintahanPendidikanPotensi

Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Tingkatkan Kualitas Keluarga dan Orang Tua lewat Program SOTH

×

Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Tingkatkan Kualitas Keluarga dan Orang Tua lewat Program SOTH

Sebarkan artikel ini
TUNTAS BELAJAR: Kepala Desa Bicak Yunita Dwi Ratnasari melantik lulusan program SOTH usai menyelesaikan pertemuan selama tiga bulan, Kamis (4/12).

DesaKita.co – Sedikitnya 26 warga mengikuti wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kamis (4/12).

Program ini merupakan pengembangan dari pendekatan pendidikan luar sekolah. Dengan harapan, dapat meningkatkan kualitas keluarga dan orang tua.

Kepala Desa Bicak Yunita Dwi Ratnasari mengatakan, SOTH digulirkan selama kurang lebih tiga bulan, dengan dua kali pertemuan dalam sepekan.

Baca Juga:  Ada Tradisi Grebeg Sayur dan Sedekah Desa Setiap Tahun, Cara Pemdes Japanan Gudo Jombang Rawat Budaya Lokal

Tujuannya, tak lain untuk mewujudkan pribadi dan keluarga yang tangguh.

”Kegiatan wisuda ini menandai tuntasnya program pembelajaran para orang tua, dan mereka siap membina keluarga tangguh dengan bekal ilmu yang didapat,” katanya.

Yunita menambahkan, memang dibutuhkan waktu untuk proses transformasi pengetahuan dari fasilitator kepada warga atau peserta agar bisa berjalan baik melalui pendekatan pembelajaran orang dewasa.

Baca Juga:  Harga Jual Menggiurkan, Petani di Lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam Jombang Mulai Tertarik Budi Daya Vanili

Harapannya, dengan SOTH ini mereka dapat menjaga biduk rumah tangga dengan baik dan bahagia.

”Sesuai dengan tujuan awal, membangun mahligai cinta bersama. Dengan begitu, dapat menjaga dan mendidik anak dengan baik,” ulasnya.

Program SOTH ini juga dapat membantu menurunkan angka stunting sebagai prioritas program pemerintah.

Baca Juga:  PBB Naik Berlipat-Lipat, Puluhan Warga Jombang Ajukan Keberatan ke Bapenda Jombang

Untuk itu, lanjutnya, merujuk dari tingkat keberhasilan, pemerintah desa terus menjadikan program berkelanjutan.

Menyusul, antusiasme warga dan kalangan ibu-ibu desa dalam mengikuti kegiatan sekolah tersebut cukup tinggi. Sehingga akan banyak manfaat yang didapat.

”Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diimplementasikan, juga bisa membangun silaturahmi bersama satu sama lain antarwarga,” tandasnya. (oce/ris)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *