DesaKita.co – Menyambut libur natal dan tahun baru (Nataru) Pemkab Mojokerto benar-benar memberi atensi serius kaitannya dengan keamanan dan kenyamanan para wisatawan.
Selain bakal siagakan tim medis di kawasan wisata, pemda juga memastikan masyarakat yang berlibur tercover asuransi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, mengatakan, menghadapi libur Nataru yang tinggal menghitung waktu, disbudporapar terus bergerak memastikan keamanan dan kenyamawan pada setiap objek.
Termasuk memastikan jika saat liburan nantinya juga disediakan tenaga medis di kawasan wisata.
’’Kami akan menggandeng dan berkolaborasi dengan dinas kesehatan untuk mensiagakan tim medis di objek wisata. Khususnya di destinasi yang menjadi favorit kunjungan,’’ ungkapnya.
Utamanya di Wana Wisata Padusan, Kecamatan Pacet, kata Ardi, tim medis dan mobil operasional seperti ambulan harus stanbay sebagai kesiapsiagaan pengamanan wisata.
Pasalnya, setiap libur panjang, destinasi wisata yang berada di lereng Gunung welirnag ini masih menjadi primadona wisatawan.
Selain banyak pilihan destinasi, objek wisata plat merah ini satu-satunya yang memiliki fasilitas berendam air panas bersumber dari blerang pegunungan.
’’Jadi keberadaan tim medis ini sangat penting sebagai antisipasi kejadiaan yang tidak diinginkan. Prinsipnya, tim medis ini bisa gerak cepat jika sewaktu-waktu dibutuhkan,’’ jelasnya.
Tak sekadar itu, untuk memastikan kemanan dan kenyamanan pengunjung, disbudporapar juga memastikan masyarakat yang berlibur tercover asuransi.
Dengan membayar Rp 500, masyarakat yang masuyk destinasi wisata yang dikelola pemda tak perlu lagi ragu dan cemas. ’’Asuransi ini wujud komitmen kami memberi kepastian bagi wisatawan. Baik sebagai perlindungan medis dan perlindungan lainnya.
Sehingga memberi rasa aman. Wisatawan juga bisa menikmati liburan tanpa khawatir risikonya,’’ papar Ardi.
Sejumlah destiansi wisata yang tercover asuransi, ada Ubalan Water Park, Coban Canggu, di Kecamatan Pacet, serta sejumlah objek wisata religi dan sejarah yang tersebar di Kecamatan Trowulan.
Seperti, Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, Candi Brahu, hingga makam Troloyo.
’’Termasuk Wana Wisata, dan Padusan Air Panas, Jolotundo, serta Air Tejun Dlundung juga sudah ada asuransinya. Pokoknya 100 persen destinasi wisata pemkab sudah 100 persen mendapat perlindungan asuransi,’’ urainya.
Menurutnya, dengan perlindungan asuransi ini akan menjamin dan memberi kepastian keamanan para wisatawan disetiap kunjungannya.
Sehingga, pemda berharap dengan destinasi wisata yang terus dikembangkan ini bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berlibur.
Apalagi, target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini capai Rp 8,5 miliar.
’’Semangat kita tidak sekadar membuat wisatawan nyaman, tapi juga keamanan mereka terjamin dan terlindungi,’’ pungkasnya. (ori/fen)











