Desakita.co – Pemdes Sumberagung, Kecamatan Peterongan, terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar petani. Salah satunya melalui pembangunan jaringan irigasi tersier. Pembangunan jaringan irigasi diharapkan memperlancar distribusi air ke lahan yang ujung-ujungnya mendongkrak produktivitas pertanian.
Kepala Desa Sumberagung Shodiqin melalui Sekretaris Desa Sumberagung Haris Andi Lesmono mengatakan, pembangunan tersebut terealisasi berkat bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Republik Indonesia. Bantuan bersumber dari APBN pusat senilai Rp 100 juta. ”Bantuan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan desa dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Menurut dia, sinergi lintas pihak menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran desa untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. ”Di tengah keterbatasan anggaran, kami tetap dituntut untuk dapat melayani kebutuhan warga semaksimal mungkin,” tandasnya.
Pembangunan jaringan irigasi tersebut juga melibatkan masyarakat secara langsung. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Banjaranyar. Keterlibatan petani tidak hanya mendukung kelancaran pembangunan, tetapi sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang transparan dan sesuai kebutuhan di lapangan.”Aliran air menuju lahan pertanian di wilayah tersebut lebih lancar,” bebernya.
Dengan distribusi air yang lebih efisien dan merata, petani diharapkan tidak lagi terlalu khawatir terhadap keterbatasan pasokan air. Kondisi tersebut juga diharapkan mampu menekan risiko gagal panen akibat kekurangan air. ”Kalau irigasi lancar, risiko gagal panen juga bisa ditekan,” tegasnya.
Keberadaan jaringan irigasi diharapkan berdampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Pemdes Sumberagung berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, dan petani tersebut terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan. ”Dengan sistem irigasi yang baik, diharapkan dapat secara signifikan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di daerah kami,” pungkas Haris. (dwi/naz)












