DesaKita.co – Tim PKM Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas mendampingi guru SLB Cendekia Kabuh mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada Juli-Agustus 2026.
Pendampingan diarahkan agar guru tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi mampu memproduksi media berupa flashcard AR yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
Tim PKM Unwaha mengenalkan teknologi. Juga mendampingi guru dalam merancang hingga memproduksi media pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik.
’’Guru tidak cukup hanya mengenal teknologi. Yang lebih penting teknologi tersebut dapat diolah menjadi media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik,’’ kata Ketua Tim Pelaksana PKM, Iin Baroroh Ma’arif SS MPd.
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap. Mulai dari penguatan pemahaman dan keterampilan dasar. Produksi media pembelajaran berbasis AR. Hingga penguatan kemampuan guru untuk mengelola dan mengembangkan media secara mandiri.
Tahapan tersebut mendorong guru tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memproduksi media pembelajaran digital. Hal ini penting karena peserta didik di SLB memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang beragam.
’’Transformasi digital dalam pendidikan inklusif dapat dimulai dari langkah sederhana. Yakni memberikan kesempatan kepada guru untuk belajar, mencoba, dan menciptakan inovasi yang benar-benar dibutuhkan peserta didik,’’ urainya.
Kepala SLB Cendekia Kabuh, Edi Sungkono SPd, mengapresiasi Tim PKM Unwaha yang menjadikan sekolahnya sebagai mitra kegiatan.
’’Pendampingan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para guru,’’ ungkapnya.
Pelatihan tersebut membantu guru memahami pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi AR. Dengan keterampilan tersebut, guru diharapkan dapat mengembangkan media yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan PKM Tim Unwaha terlaksana melalui skema Hibah Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) 2026 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (riz/jif)






