Pemerintahan

Usulan Pemdes Gedongombo Jombang Terwujud, Saluran ke Kali Marmoyo Dikeruk

×

Usulan Pemdes Gedongombo Jombang Terwujud, Saluran ke Kali Marmoyo Dikeruk

Sebarkan artikel ini
DIKERUK: Kades Gedongombo Lasiman menunjukkan alat berat digunakan untuk menormalisasi saluran buang menuju Kali Marmoyo, (15/8). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

DesaKita.co – Usulan normalisasi saluran buang Pemerintah Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Jombang akhirnya terealisasi 2026 dengan pengerukan hampir 2 kilometer saluran menuju Kali Marmoyo.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat aliran air sekaligus menekan dampak banjir yang berulang melanda permukiman dan area pertanian.

’’Saluran pembuangan ke Kali Marmoyo ini sudah satu bulan dinormalisasi menggunakan alat berat,’’ kata Kepala Desa Gedongombo, Lasiman.

Tiga titik saluran yang dinormalisasi berada di Dusun Sokanyar, Dusun Kalianyar, dan Dusun Kalimati. Salah satu titik berada di perbatasan Desa Gedongombo dengan Desa Kauman, Kecamatan Kabuh.

Baca Juga:  Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi Taman Sekumpul Mojo Jadi Ikon Wisata Baru

Pemdes Gedongombo mengusulkan normalisasi itu kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang sejak 2025. Usulan diajukan karena saluran pembuangan dipenuhi sedimentasi yang menghambat aliran air menuju Kali Marmoyo.

Kondisi itu menjadi perhatian serius karena wilayah Gedongombo mengalami banjir berulang pada 2025. Selain menggenangi permukiman, banjir juga mengganggu pertanian warga. Sejumlah petani bahkan kesulitan memanen tanaman mereka.

’’Puncaknya 2025 lalu itu banjir terus. Selain ke permukiman, kasihan petani tidak bisa panen,’’ imbuhnya.

Dampak sektor pertanian semakin terasa karena kondisi cuaca. Kemarau basah membuat hasil pertanian tidak maksimal. Tanaman padi mengalami kegagalan, sedangkan produksi tembakau juga tidak optimal.

Baca Juga:  Upaya Jadi Kondusifitas Pemilu 2024, Polres Jombang Gelar Liwetan Kebangsaan dan Doa Bersama Masyarakat

Untuk membantu kelancaran normalisasi, warga Desa Gedongombo ikut turun tangan. Mereka melakukan kerja bakti membersihkan sejumlah bagian saluran. Termasuk memangkas rumpun bambu dan membersihkan material yang menghambat aliran air.

Dia mengakui, normalisasi belum tentu membuat wilayah setempat sepenuhnya terbebas dari banjir. Namun, dengan saluran yang lebih bersih dan kapasitas aliran yang lebih baik, air diharapkan lebih cepat mengalir menuju Kali Marmoyo sehingga durasi genangan dapat ditekan.

Baca Juga:  Ada Alat Pendeteksi Banjir di Dam Selumbung Desa Penggaron, Mojowarno Jombang, Ini Fungsinya

’’Mungkin tetap akan banjir, tetapi paling tidak waktunya tidak lama. Makanya perlu normalisasi,’’ terangnya.

Pemdes Gedongombo berharap normalisasi mampu mengurangi dampak banjir pada musim berikutnya. Terutama bagi warga dan petani yang selama ini terdampak ketika saluran pembuangan tidak mampu mengalirkan air secara optimal.

”Alhamdulillah, dari daerah sudah menindaklanjuti usulan kami. Ke depan semoga tidak seperti tahun lalu banjirnya lama. Ketika sudah dinormalisasi, air bisa lancar semua. Warga dan petani ikut senang,’’ bebernya. (fid/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *