Pemerintahan

Profil Lengkap Heru Cahyono Camat Sumobito Jombang: Gemar Blusukan ke Desa-Desa

×

Profil Lengkap Heru Cahyono Camat Sumobito Jombang: Gemar Blusukan ke Desa-Desa

Sebarkan artikel ini

Desakita.co – Camat Sumobito, Heru Cahyono Ssos MSi berhasil menorehkan prestasi.

Yakni, berhasil menginisiasi pelunasan pembayaran pajak bumi bangunan (PBB) di Kecamatan Sumobito yang besarannya mencapai Rp 2,2 miliar.

Itu berkat pendekatan, dan kerja cepat dan tepat yang dilakukan.

”Prinsip saya dalam bekerja, tidak hanya melaksanakan tugas, tapi juga mencari saudara,” kata ayah dua anak itu.

Dalam menjalankan tugas, Heru selalu mengedepankan sistem kerja kekeluargaan.

Ia selalu berusaha sabar, tidak pernah marah namun tetap tegas dalam kepemimpinan.

Heru juga menjadi salah satu camat yang selalu berhasil di mana pun tempatnya bertugas.

”Kesan dari beberapa rekan kerja, saya itu meneng tapi kerja nyata,” jelasnya.

Setelah dilantik menjadi camat Sumobito, Heru langsung bergerak cepat.

Salah satu tantangannya, yakni menyelesaikan permasalahan pelunasan PBB. Saat ia masuk, pelunasan PBB masih sekitar Rp 1 miliar dari jumlah keseluruhan Rp 2,2 miliar.

Baca Juga: Profil Lengkap Usman Camat Bareng Kabupaten Jombang: Jalin Sinergitas, Ingin Kembangkan Potensi Wisata Desa

Baca Juga:  Selangkah Wujudkan Mal Pelayanan Publik, DPMPTSP Jombang Teken Kerjasama dengan Instansi Vertikal

”Saya masuk masih kurang Rp 1 miliar lebih, dua bulan sudah tuntas,” imbuhnya.

Saat itu, lanjut Heru, banyak pihak yang pesimistis pelunasan kekurangan PBB Rp 1 miliar akan sulit atau akan berjalan lama.

Namun,  Heru berhasil menjawab tantangan itu. Hal itu berkat pengalaman serta kinerjanya yang sat set.

Minggu pertama ia bekerja sebagai camat Sumobito, ia langsung mencari data, dan melakukan evaluasi.

Mana saja desa yang sudah lunas, dan mana desa yang belum lunas. Ia langsung turun ke desa, mencari sumber masalah.

“Dari situ semua permasalahan terurai, ini masih dipakai, ini masih di aplikasi dan lain sebagainya, kalaupun ada yang masih dipinjam saya minta langsung dikembalikan, akhirnya sekarang sudah clear semua,” jelasnya.

Kebiasaan turun ke desa-desa sering kali ia lakukan ketika sedang tidak banyak kegiatan di kecamatan.

Itu dilakukan untuk menjalin ikatan saudara bersama perangkat desa dan masyarakat di Kecamatan Sumobito.

Sementara itu, Heru lahir di lingkungan keluarga sederhana, Heru hanya bisa pasrah ketika sang ayah hanya mampu mengantarkan pendidikannya hanya sampai ke jenjang SMA.

Baca Juga:  Lepas 621 Wisudawan, Unwaha Jombang Komitmen Lahirkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Tapi, Heru cukup beruntung karena setelah lulus SMA, ia bisa lulus seleksi PNS.

Setelah lulus SMA pada 1989, ia mencoba peruntungan mengikuti seleksi menjadi PNS, melalui seleksi tingkat provinsi di Surabaya.

Hanya sekali tes, ia langsung lolos. Ia ditempatkan di Kabupaten Ponorogo kurang lebih selama 10 tahun. P

ada tahun 2000, ia mutasi tugas ke Kabupaten Jombang. Ia pun merasa bahagia lantaran istrinya dari Jombang.

Saat pertama tugas di Jombang, Ia ditempatkan menjadi staf di Kecamatan Peterongan selama lima tahun.

Pada 2005, ia menduduki jabatan kasi pemerintahan di Kecamatan kabuh sampai 2010.

Baca Juga: Manfaatkan Pekarangan Rumah, Warga Desa Plosokerep Sumobito Jombang Sukses Budi Daya Sawi Hidroponik

Kemudian ia mendapat promosi menjadi Sekcam Wonosalam pada 2010 sampai 2013. Lalu Sekcam Perak sampai 2014, setelah itu kembali ke Kecamatan Wonosalam sebagai camat tahun 2014 sampai 2018.

Baca Juga:  Peringati Hari Ulang Tahun ke-60, SMKN 1 Jombang Komitmen Cetak Generasi Berprestasi

Setelah itu, ia dipindah tugas sebagai Camat Mojoagung sampai 2019.

Pindah lagi sebagai Sekretaris Disporapar Jombang namun hanya enam bulan.

Kemudian digeser ke Sekretaris Dinas Sosial 2020-2022.

Kemudian ia menjadi camat lagi di Kecamatan Ngusikan pada 2022 sampai 2023. Baru September tahun ini diangkat menjadi camat Sumobito.

Dalam perjalanan karirnya sebagai staf di Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, ia juga menempuh pendidikan S1 di Universitas Merdeka Ponorogo Jurusan Ilmu Administrasi Negara 1994-1998.

”Itu berangkat dari dorongan kedua orang tua saya, mumpung masih sendiri, lagipula saya juga butuh meningkatkan pendidikan dan pengetahuan,” ungkap pria kelahiran 3 Agustus 1968 tersebut.

Heru menempuh pendidikan S2 di Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang dan lulus pada 2009 dengan konsentrasi Ilmu Ekonomi.

”Yang S2 ini dorongan dari istri saya, katanya kalau saya tidak mau kuliah lagi, maka istri yang kuliah, jadi ya sudah saya saja yang kuliah,” pungkas warga Dusun Gading, Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan.  (wen/naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *