Pendidikan

Tingkatkan Kapasitas SDM Posyandu, Cara Pemdes Bareng Jombang Wujudkan Zero Stunting

×

Tingkatkan Kapasitas SDM Posyandu, Cara Pemdes Bareng Jombang Wujudkan Zero Stunting

Sebarkan artikel ini
DEKAT: Sukriadi Kepala Desa Bareng memantau proses timbang bayi di Posyandu Dusun Tegalrejo Kecamatan Bareng, (14/8) lalu.

Desakita.co – Pemerintah Desa Bareng, Kecamatan Bareng komitmen mendukung target zero stunting di Kabupaten Jombang.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendukung program Pemkab Jombang dengan cara peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) posyandu (pos pelayanan terpadu).

Kepala Desa Bareng Sukriadi menyampaikan, pihaknya rutin berkeliling ke masing-masing posyandu yang ada di setiap dusun.

Seperti dilakukan pada Rabu (14/8) lalu, ia meninjau kegiatan penimbangan berat dan tinggi badan balita di Posyandu Dusun Tegalrejo.

Baca Juga:  Tim PKM UNWAHA Ajak Warga Banjardowo Manfaatkan Botol Bekas untuk Media Tanam

Baca Juga: Punya Beragam Potensi Unggulan, Pemdes Mojotrisno Jombang Dukung Produk Lokal Naik Kelas

Dalam kesempatan itu, ia menyapa warga serta berdiskusi dengan kader posyandu, terutama tentang aksi pencegahan stunting.

”Jadi, secara rutin kita datang ke posyandu untuk memantau perkembangan penanganan stunting,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Di Desa Bareng sendiri, ada sejumlah posyandu yang secara rutin aktif melakukan kegiatan penimbangan balita dan kegiatan imunisasi.

Sejalan dengan itu, Pemdes Bareng juga mengalokasikan dana desa untuk kegiatan peningkatan SDM posyandu.

Baca Juga:  Profil Lengkap Camat Mojoagung Muchtar: Kawal Pembangunan, Jaga Kesehatan dengan Gowes

Mulai pelatihan cara timbang badan, peningkatan kapasitas SDM hingga pelatihan pembuatan makanan bergizi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jombang.

”Kita support itu untuk membantu Pemkab Jombang menekan angka stunting,” tambahnya.

Dia menjelaskan, di Desa Bareng awalnya dilaporkan ada 200 lebih angka stunting. Dengan sinergitas antar-stakeholder, kini angka tersebut menurun signifikan.

Baca Juga: Warganya Kreatif Produksi Aneka Alat Pertanian, Desa Ketapangkuning Jombang Dikenal Kampung Pandai Besi

Baca Juga:  BMQ Attartil Jombang Lepas 105 Guru Quran, Siap Mengajar di Desa

”Saat awal saya menjabat ada 50 kasus, kemudian hari ini perkembangan terakhir tinggal 16 kasus. Insya Allah tahun ini kita bisa zero stunting,” tandas Kades Sukriadi.

Pemdes Bareng berkomitmen mewujudkan zero stunting untuk mewujudkan generasi unggul menyambut Indonesia Emas 2045. Untuk mewujudkan itu, pihaknya terus bersinergi dengan seluruh stakeholder.

”Karena untuk menekan angka stunting kita tidak bisa lakukan sendiri. Namun butuh partisipasi dan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (ang/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *