Pemerintahan

Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam Kolaborasi Program Welas, Bentuk Kepedulian Lansia dan Disabilitas

×

Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam Kolaborasi Program Welas, Bentuk Kepedulian Lansia dan Disabilitas

Sebarkan artikel ini
PROGRAM PEDULI SESAMA: Kepala Desa Galengdowo Wartomo bersama jajaran Forkopimcam Wonosalam saat melaksanakan program WELAS, Kamis (26/2).

 

Desakita.co – Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam menjadi salah satu sasaran program Wonosalam Empati Lansia dan Disabilitas (WELAS). Program inovasi Kecamatan Wonosalam tersebut menyalurkan bantuan kesehatan dan kebutuhan dasar bagi warga lansia serta penyandang disabilitas yang membutuhkan.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (26/2) itu melibatkan jajaran Forkopimcam Wonosalam, Pemerintah Desa Galengdowo, Puskesmas Wonosalam, serta perwakilan K3S Wonosalam. Program ini sekaligus menjadi momen berbagi di bulan suci Ramadan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Galengdowo mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Bantuan dinilai tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga penerima manfaat. ”Di desa kami terdapat empat warga kategori lansia dan disabilitas yang membutuhkan bantuan karena keadaannya,” ujar Kepala Desa Galengdowo Wartomo.

Baca Juga:  Diikuti 62 Peserta, Desa di Jombang Ini Punya Cara Kreatif Jaga Kerukunan Antar Warga

Dalam program WELAS, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, kebutuhan tidur seperti kasur, perlak, dan selimut, serta alat bantu seperti kursi roda dan tongkat sensor bagi penyandang disabilitas.

Selain bantuan barang, penerima manfaat juga mendapatkan layanan kesehatan langsung di rumah. Kepala Puskesmas Wonosalam dr Ivan Ubaidillah turut mengecek kondisi kesehatan para lansia dan penyandang disabilitas guna memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Baca Juga:  Mulai Dibangunkan Kisdam, Perbaikan Dam Karet di Desa Jatimlerek Jombang yang Rusak, Ini Tujuannya

Program WELAS merupakan bentuk kolaborasi antara Kecamatan Wonosalam dan Puskesmas Wonosalam. Program ini mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan tidak terpaku pada administrasi kependudukan.

Camat Wonosalam Yudha Asmara menambahkan bahwa fleksibilitas bantuan menjadi kunci dalam pelaksanaan program tersebut. ”Selama warga tersebut sudah tinggal dan menetap di Wonosalam serta sangat membutuhkan bantuan, maka tim akan bergerak,” tandasnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Pemdes Turipinggir Jombang Adakan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan

Ia menjelaskan, program tersebut dijalankan dengan semangat gotong royong. Sumber pendanaan berasal dari iuran sukarela para donatur, mulai dari kalangan ASN, K3S, TNI, Polri, hingga masyarakat yang memiliki kepedulian sosial. ”Melalui kegiatan di edisi Ramadan tahun ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat lebih memberikan kenyamanan sekaligus dukungan moral bagi para lansia dan penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *