PemerintahanPotensi

Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Wujudkan Masyarakat Mandiri dan Tangguh Hadapi Bencana

×

Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Wujudkan Masyarakat Mandiri dan Tangguh Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
BENTUK KESIAPSIAGAAN: Masyarakat Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, mengikuti kegiatan pembentukan Destana dari tim BPBD Kabupaten Mojokerto.

DesaKita.co – Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, menambah daftar Desa Tangguh Bencana (Destana) yang dibentuk BPBD Kabupaten Mojokerto di tahun 2026 ini.

Melalui program tersebut diharapkan dapat menciptakan kemandirian masyarakat dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

SEKRETARIS Desa Jembul Ainur Rofiq menjelaskan, rangkaian pembentukan destana telah rampung dilaksanakan 4-8 Mei 2026.

Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan pembekalan dari tim BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan tentang kebencanaan. ’’Pesertanya dari lintas unsur.

Baca Juga:  Jadi Sentra Kampung Barang Bekas, Pemerintah Desa Seketi Mojoagung Jombang Segera Bangun Kios

Mulai dari tenaga kesehatan, bidan desa, babinsa, bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga,’’ terangnya, kemarin (11/5).

Pembentukan Destana Jembul diharapkan dapat membangun kemandirian desa. Antara lain dalam mengenali risiko bencana, upaya mitigasi, membentuk kesiapsiagaan, serta pemulihan pasca bencana.

Baca Juga:  Satu TPS di Desa Losari, Ploso Jombang Dilakukan Pemungutan Suara Ulang, Penyebabnya Ada 21 Pemilih Diluar DPT Ikut Nyoblos

’’Paling tidak, masyarakat punya ilmunya untuk menanggulangi waktu terjadi bencana dan mengetahui apa saja yang harus dilakukan pasca bencana,’’ ulas Ainur Rofiq.

Terlebih, wilayah Desa Jembul yang terletak di lereng Pegunungan Anjasmoro memiliki beragam risiko bencana.

Salah satu yang paling berpotensi tinggi adalah tanah longsor.

’’Sehingga masyarakat harus memiliki langkah antisipasi dan kesiapan unuk menghadapinya,’’ tutur dia.

Baca Juga:  Jalan Antardesa di Jombang Terpantau Rusak, Wakil Rakyat Minta Dinas PUPR Jombang Lakukan Perbaikan

Dengan begitu, maka penanggulangan bencana akan lebih cepat dan tepat.

Di samping itu, pembentukan Destana Jembul juga menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan sinergitas dengan lintas sektor.

’’Kalau masyarakat sendiri yang turun untuk menanggulangi bencana, maka penanganan akan lebih cepat dan meminimalisir dampaknya,’’ pungkas dia. (ram/fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *