Pemerintahan

Dari Tanah Kas Desa Jadi Wisata Hits, BUMDes Mojotrisno Jombang Panen Melon Premium

×

Dari Tanah Kas Desa Jadi Wisata Hits, BUMDes Mojotrisno Jombang Panen Melon Premium

Sebarkan artikel ini
APRESIASI: Staf Khusus Menteri Desa dan PDT RI, Dr HM Afif Zamroni Lc MEI (Gus Afif) memberikan cenderamata kepada Kepala Desa Mojotrisno, Nanang Sugiarto saat kunjungan panen raya petik melon di Greenhouse BUMDes Trisno Sejahtera, Sabtu (25/7).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung melalui BUMDes Trisno Sejahtera menggelar panen raya petik melon di greenhouse Dusun Subontoro, Sabtu (25/7). Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus Menteri Desa dan PDT RI, Dr. HM Afif Zamroni, Lc., MEI (Gus Afif).

”Kehadiran Gus Afif menjadi penyemangat tersendiri bagi kami untuk lebih mengoptimalkan berbagai aspek demi kemajuan desa,” tandas Kepala Desa Mojotrisno, Nanang Sugiarto.

Baca Juga:  Tingkatkan Mobilitas Warga, Pemdes Rejosopinggir, Tembelang Jombang Pavingisasi Jalan Dusun

Pemdes Mojotrisno berhasil menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) menjadi kawasan terintegrasi. TKD tersebut kini menjadi lokasi Wisata Edukasi Taman Dolanan, tempat pengelolaan sampah, serta greenhouse program ketahanan pangan.

Greenhouse BUMDes Trisno Sejahtera sukses mengembangkan budidaya melon premium jenis the blues, sweet lavender, honey globe, dan skid row. ”Pengunjung bisa menikmati pengalaman memetik melon premium langsung dari greenhouse sebagai daya tarik wisata edukasi pertanian,” ungkap Nanang.

Baca Juga:  Dapat Diskon Jam Kerja Selama Ramadan, ASN di Jombang Diimbau Tetap Produktif Selama Puasa

Promosi ini terbukti menarik antusiasme pengunjung dari berbagai daerah. Selain mendapatkan melon berkualitas dengan harga terjangkau, pengunjung juga memperoleh pengalaman wisata keluarga yang bermanfaat. ”Melon yang dipanen telah melalui perawatan khusus sehingga menghasilkan buah segar, manis, dan berkualitas,” tambahnya.

Baca Juga:  43 Sertifikat PTSL Sejak 2022 Tak Kunjung Terbit, Warga dan Pemdes Temon Luruk Kantor BPN Mojokerto

Hasil panen dibuka untuk umum setiap 2,5 bulan sekali, baik dengan datang langsung maupun sistem pre-order. ”Hal ini kami lakukan agar hasil buah maksimal dan tidak mengecewakan pengunjung,” terang Nanang.

Ke depan, Pemdes Mojotrisno berencana menambah fasilitas pendukung serta mensinergikan potensi wisata sekitar menjadi kawasan wisata terintegrasi. ”Seluruhnya kami lakukan demi terwujudnya kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *