JOMBANG – Perpustakaan Desa (Perpusdes) Insan Cendekia Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, kembali menggeliat setelah sempat vakum.
Berbagai inovasi untuk meningkatkan minat baca dan memberdayakan masyarakat mengantarkan perpusdes tersebut meraih penghargaan dalam Malam Apresiasi Festival Literasi 2026.
Perpusdes yang berada di lingkungan kantor desa itu kembali aktif sejak awal 2023.
Pengembangannya dilakukan melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Perpusdes Insan Cendekia juga telah mengantongi surat keputusan (SK) dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur serta tercatat dalam Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Perpustakaan Nasional RI.
Baca Juga: Revitalisasi 128 Sekolah di Jombang Dievaluasi, Dewan Soroti Perencanaan SDN Jarak 1
Kepala Desa Jarakkulon Ihwan Muslimin melalui Sekretaris Desa Jarakkulon Firqoh Al ‘Aini mengatakan, Perpusdes Insan Cendekia telah ada sejak puluhan tahun lalu.
Namun, pengelolaannya kembali aktif dan tertata sejak 2023.
”Perpusdes kami sempat vakum, namun seiring berjalannya waktu serta penataan yang semakin terkoordinir, alhamdulillah dapat berjalan baik dan semakin berkembang,” terang Firqoh, yang juga menjabat Ketua Perpustakaan Insan Cendekia.
Melalui TPBIS, perpusdes tak sekadar menjadi tempat membaca, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan.
Program ini dijalankan melalui tiga strategi utama, yakni peningkatan layanan informasi, pelibatan masyarakat, serta advokasi untuk mendorong keberlanjutan dan kemandirian perpustakaan.
”Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperluas akses literasi, meningkatkan kualitas pendidikan melalui keterlibatan langsung masyarakat, serta memanfaatkan teknologi guna mendukung perubahan sosial,” imbuhnya.
Atas inovasi dan dampak positifnya, Perpusdes Insan Cendekia terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan dalam Malam Apresiasi Festival Literasi 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (15/10) malam.
”Apresiasi ini menjadi wujud nyata peran dan keaktifan inovasi kami sebagai garda depan penggerak minat baca masyarakat di tingkat desa,” pungkas Firqoh.
(dwi/naz)












