PemerintahanPotensi

Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Dijadikan Pilot Project Menuju Kampung KB

×

Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Dijadikan Pilot Project Menuju Kampung KB

Sebarkan artikel ini
SINERGI: Pj Kepala Desa Kesemen, Machsun bersama Sekdes Kesemen, PLKB Kecamatan Ngoro, bidan desa, Ketua PKK Desa Kesemen dan kader kesehatan seusai sosialisasi Kampung KB di Balai Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Desakita.co – Upaya membentuk keluarga berencana (KB) di wilayah Kabupaten Mojokerto terus dilakukan.

Kalangan pemerintah desa pun ditunjuk sebagai pelaksana program keluarga berencana salah satunya dengan pembentukan kampung KB.

SALAH satu desa yang ditunjuk adalah Desa Kesemen yang terletak di Kecamatan Ngoro.

Bersama tiga desa lainnya di kecamatan paling timur ini, Desa Kesemen didaulat sebagai desa pilot project kampung KB.

’’Memang benar, Desa Kesemen merupakan salah satu dari 4 Desa yang ada Kecamatan Ngoro untuk ditunjuk sebagai Kampung KB,’’ kata Didik Kepala Dusun Jampang saat ditemui di Balai Desa Kesemen.

Baca Juga:  Libatkan Dalam Pendampingan Desa, Cabup Jombang Warsubi Minta TPP Kawal Program Pemerintahan

Didik mengatakan, petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) Kecamatan Ngoro datang menyosialisasikan ke Pemerintah Desa Kesemen,  kemarin lusa.

’’Ada 5 orang PLKB Kecamatan Ngoro yang datang ke Balai Desa Kesemen, Selasa (8/7) kemarin,’’ katanya.

Di tempat yang sama, Dwi Noviyanti, bidan Desa Kesemen menjelaskan, kegiatan yang berlangsung kemarin yakni sosialisasi PLKB Kecamatan Ngoro kepada pemerintahan desa dan kader-kader yang ada di lingkungan Desa Kesemen.

Baca Juga:  Inovatif, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Galakkan Program Pinter Ngaji

Kegiatan yang hadir saat itu 5 orang PLKB dari Kecamatan Ngoro, 6 orang dari kader kesehatan Desa Kesemen, Bidan Desa, Pj Kepala Desa Kesemen, Machsun, Sekretaris Desa dan Ketua PKK Desa Kesemen.

’’Yang bertugas sebagai narasumber menyosialisasikan kampung KB yakni dari PLKB Kecamatan Ngoro berjumlah 5 orang,’’ sebutnya.

Pihaknya melanjutkan, sosialisasi terkait pokja kampung KB ini memang harus dilakukan sebelum pelaksanaannya.

Baca Juga:  Proyek Rehab Trotoar Jalan Gus Dur Dikebut, Dinas Perkim Jombang: Progres Fisik Capai 65 Persen

’’Saat ini sebatas sosialisasi saja. Jadi untuk pelaksanaan dan teknisnya nanti sambil berjalan,’’ imbuhnya.

Dwi menambahkan, pertemuan pokja kampung KB diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat, stakeholder, dan forum masyarakat Kampung KB.

Utamanya, dalam memberikan penyuluhan dan informasi serta menyukseskan program-program KB tersebut.

’’Saya berharap semuanya nanti bisa lancar hingga kampung KB ini terbentuk,’’ pungkasnya. (dik/fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *