Pemerintahan

Desa Senden, Kecamatan Peterongan Jombang Bangun Jalan Beton, Tunjang Mobilitas dan Dongkrak Ekonomi Warga

×

Desa Senden, Kecamatan Peterongan Jombang Bangun Jalan Beton, Tunjang Mobilitas dan Dongkrak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
JALAN BARU: Kaur Perencanaan Desa Senden Roisul Arif menunjukkan lokasi jalan rigid beton alokasi program Desa Mantra di Dusun Tembelang, Desa Senden.

 

 

Desakita.co – Komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Senden, Kecamatan Peterongan, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dibuktikan secara nyata. Lewat pembenahan infrastruktur secara berkelanjutan, Pemdes Senden merealisasikan pembangunan jalan rigid beton di Dusun Tembelang guna menunjang mobilitas dan menggerakkan roda ekonomi warga.

 

Pembangunan akses jalan baru tersebut merupakan kelanjutan dari program pembenahan yang telah dirintis sebelumnya. Kepala Desa Senden Agus Budianto menjelaskan, pada 2023 lalu pemdes telah merampungkan jalan beton sepanjang 160 meter memanfaatkan Dana Desa (DD). Tahun ini, kepedulian Pemdes Senden dilanjutkan dengan menyerap Pendapatan Bantuan Kabupaten (PBK) alokasi program Desa Mantra. ”Tahun ini kami lanjutkan pembangunan jalan lingkungan rigid beton sepanjang 82,5 meter dengan lebar 4 meter. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 102.760.000,” ujar Agus.

Baca Juga:  Dibiarkan Padam Hingga Roboh, PJU Terdampak Bencana Angin Kencang di Desa Mojokrapak Jombang Belum Ditangani

 

Agus menegaskan, penentuan lokasi pembangunan murni didasari hasil musyawarah dan kesepakatan bersama masyarakat. ”Lahannya semula merupakan kebun bambu yang dihibahkan secara sukarela oleh warga demi kepentingan umum,” imbuhnya.

Baca Juga:  Hati-hati, Jembatan di Desa Ini Sudah Lama Ambrol, Dinas PUPR Jombang Bilang Begini

 

Langkah responsif Pemdes Senden ini membuahkan hasil manis. Kehadiran jalan rigid beton tersebut kini makin memperlancar konektivitas antarwarga Dusun Tembelang dengan Dusun Senden. Selain membuka kawasan permukiman baru dan menopang akses industri lokal, kebijakan kades beserta jajaran ini terbukti mendongkrak nilai tambah aset masyarakat. “Warga sangat mengapresiasi kinerja pemdes. Dampak positifnya langsung terasa, salah satunya harga tanah milik warga di sekitar lokasi kini ikut naik,” tambah Agus.

Baca Juga:  Warga Desa Sawiji dan Desa Tambar Jombang Resah, Gegara Lahan Pertanian Tercemar Limbah Tahu Sejak 2019

 

Manfaat ganda juga dirasakan langsung oleh sektor pertanian. Pasalnya, lintasan jalan beton ini berbatasan langsung dengan area persawahan, sehingga memudahkan mobilitas para petani hingga proses pengangkutan hasil panen. ”Alhamdulillah, satu pembangunan infrastruktur ini mampu membawa manfaat multisektor bagi warga. Ini wujud komitmen nyata kami di jajaran pemdes untuk terus melayani masyarakat secara tepat, bermanfaat, dan berdampak langsung,” pungkas Agus. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *