Pemerintahan

Hati-hati, Jembatan di Desa Ini Sudah Lama Ambrol, Dinas PUPR Jombang Bilang Begini

×

Hati-hati, Jembatan di Desa Ini Sudah Lama Ambrol, Dinas PUPR Jombang Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
AMBROL: Bahu jembatan di Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, Jombang yang ambrol ditandai dengan tong (19/7). (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

DesaKita.co – Pengguna jalan yang melintasi jembatan di Desa Jenisgelaran, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur harus berhati-hati.

Menyusul bahu jembatan yang ambrol.

Dinas PUPR Jombang belum melakukan perbaikan, hanya memberi tanda peringatan menggunakan tong.

Baca Juga: Diusulkan Rp 3,5 Miliar, Jembatan Rusak di Desa Kudubanjar Jombang Diperbaiki 2025

Pantuan di lokasi kemarin, terlihat tiga tong besar di pasang di sayap jembatan yang ambrol. Sebagai penanda untuk pengguna jalan yang melintas.

Baca Juga:  Inovatif dalam Pelayanan! RSUD Jombang Raih 5 Penghargaan dari BPJS Kesehatan

’’Ambrol akibat longsor. Longsornya sudah cukup lama,’’ kata Jumadi warga sekitar.

Hingga saat ini masih belum ada perbaikan. Hanya saja, petugas memasang tanda agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas.

’’Belum ada perbaikan, hanya dipasang tong saja,’’ bebernya.

Baca Juga: Jembatan di Desa Bareng dan Banjaragung Terdampak Bencana Segera Diperbaiki Pusat, Pemkab Jombang Tinggal Menunggu Proses Ini

Baca Juga:  Jalan Antarkecamatan di Desa Rejoagung Ploso Jombang Rusak berat, Kondisinya Mirip Jalan Makadam

Apabila tidak segera dilakukan perbaikan, dia khawatir kerusakan akan semakin meluas.

’’Apalagi jembatan ini sangat penting. Menjadi akses warga ke Wonosalam dan sebaliknya. Sehingga cukup ramai,’’ terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan, kerusakan jembatan sudah diidentifikasi dinas PUPR.

Baca Juga:  12 Huntara Selesai Dibangun, Warga Terdampak Longsor di Desa Sambirejo Jombang Mulai Boyongan

’’Sudah kami identifikasi untuk kerusakannya. Kami juga sudah memberi tanda menggunakan tong,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga sudah merencanakan perbaikan. Akan tetapi, masih menunggu giliran.

’’Perbaikan menunggu giliran, tapi secepatnya akan kami lakukan,’’ katanya.

Perbaikan dilakukan untuk mencegah kerusakan agar tidak semakin parah. ’’Yang jelas untuk perbaikan tahun ini, masuk dalam pemeliharaan,’’ ucapnya. (yan/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *