DesaKita.co – Prasasti Tengaran yang berada di Dusun/Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang menjadi jujugan siswa untuk belajar sejarah. Peninggalan Mpu Sindok ini menjadi salah satu saksi sejarah Desa Tengaran yang ada sejak 935 M.
”Informasi dari teman-teman BBCB (sekarang BPK Wilayah XI) kami diberitahu jika Desa Tengaran ada sejak 935 masehi,” kata Achmad Kusaeri Kepala Desa Tengaran, Kamis (21/3).
Ia mengatakan, Prasasti Tengaran berada di tengah hamparan sawah. Diapit dua makam, satu makam umum dan satu makam keluarga. Tempatnya bersih dan terawat karena ada penjaga yang bertugas.
Ada sebuah bangunan yang baru berdiri di sisi selatan prasasti. Bangunan ini bisa dipakai sebagai ruang pertemuan, atau tempat belajar bagi siswa yang berkunjung.
Menurut Kusaeri, keberadaan prasasti lebih dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Berbeda dengan dulu yang dimanfaatkan untuk hal negatif. Prasasti Tengaran jadi tempat untuk siswa belajar sejarah.
”Kemarin dari SMPN 1 Kesamben datang untuk belajar sejarah di Prasasti Tengaran,” jelasnya.
Desa Tengaran tak hanya terkenal dengan sejarahnya. Pemerintah Desa Tengaran berupaya untuk meningkatkan pelayanan masyarakat melalui pembangunan fisik setiap tahun.
Dusun Tengaran dan Dusun Surobayan didominasi dengan masyarakat yang bermatapencaharian petani, bakul rosok dan pedagang. Salah satu fasilitas yang dibangun adalah saluran drainase, tembok penahan tanah dan tembok penahan jalan, serta rabat beton. Tujuannya, agar masyarakat semakin nyaman tinggal di Desa Tengaran.
Tahun ini, balai desa juga sedang dibangun tinggi menjulang. Balai desa tampak besar dan bisa dipakai masyarakat untuk berkegiatan.
”Ini dibangun berdasarkan hasil dari musdes, kita tampung permintaan masyarakat, satu per satu kami realisasikan,” pungkas Kusaeri. (wen/bin/fid)












