Desakita.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang terus berupaya memberikan inovasi dan cara baru dalam pengelolaan lingkungan.
Seluruhnya, terangkum dalam 10 inovasi layanan dan pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan DLH Jombang.
’’Kami terus berupaya memberikan layanan dan inovasi terbaik kami. Baik di bidang perlindungan ekosistem dan keanekaragaman hayati dan konservasi, pertamanan dan sampah maupun penegakan hukum,’’ kata Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum.
Di bidang konservasi, DLH Jombang terus mengembangkan ekowisata Permata Hati di Wonosalam.
Baca Juga: Upaya Kenalkan Keanekaragaman Hayati, DLH Jombang Adakan Lomba Cerdas Cermat Diikuti 18 Sekolah
Ini merupakan inovasi yang menggabungkan kelestarian lingkungan hidup dengan pengembangan wisata berdasar partisipasi dan kearifan lokal masyarakat setempat.
’’Ekowisata Wonosalam Permata Hati memberdayakan Kelompok Kepuh dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan produk wisata yang mengedepankan nilai-nilai lokal Wonosalam,’’ urainya.
Upaya itu memberikan dampak yang langsung bisa dirasakan. Misalnya dengan meningkatnya tutupan lahan dengan penanaman 40 ribu pohon di luas konservasi seluas 90 hektare.
’’Hal yang sangat membahagiakan juga adalah pulihnya delapan sumber mata air dan meningkatnya debit sumbernya. Apalagi dengan ikut terangkatnya ekonomi masyarakat,’’ ucapnya.
Upaya itu menghasilkan sejumlah penghargaan untuk DLH Jombang. Di antaranya, nominasi TOP 25 kovablik (tingkat Provinsi Jawa Timur) 2019 dan top 99 sinovik (tingkat nasional) 2020. Serta Terbaik I Tingkat Nasional Lomba Wana Lestari 2022 Kategori Kelompok Tani Hutan untuk Kelompok Kepuh.
’’Serta Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB),’’ imbuhnya. (riz/jif)












