Pemerintahan

Berikan Edukasi Penanganan Torsio Testis ke Masyarakat, RSUD Jombang Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan

×

Berikan Edukasi Penanganan Torsio Testis ke Masyarakat, RSUD Jombang Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Sebarkan artikel ini
EDUKATIF: dr. Sonny Agus Santoso, SpU, dokter spesialis Urologi RSUD Jombang saat memberikan edukasi di program Humas Menyapa, (9/7).

Desakita.co – RSUD Jombang komitmen memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya, kembali menggelar program “Humas Menyapa” dengan materi edukasi terkait penanganan kondisi medis torsio testis atau testis yang terpuntir.

Dokter Sonny Agus Santoso, SpU, dokter spesialis Urologi RSUD Jombang yang menjadi narasumber menjelaskan, torsio testis merupakan kondisi darurat medis. Jika tidak segera ditangani dalam waktu enam jam, testis berisiko mengalami kerusakan permanen bahkan mati karena gangguan aliran darah. ”Penanganan harus cepat. Lebih dari enam jam bisa menyebabkan testis mati dan berisiko infeksi,” jelas dr Sonny.

Baca Juga:  Gandeng PP Muhammadiyah, Mendes PDT Ingin Perkuat Ekonomi dan Dakwah di Tingkat Desa

Ia mengungkapkan banyak kasus terlewat karena gejalanya sering tidak dikenali secara tepat. Torsio testis juga tidak dapat dicegah karena dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada bayi laki-laki baru lahir akibat kelainan bawaan, maupun pada remaja yang aktif secara fisik, seperti saat berolahraga atau karena perubahan suhu. ”Pada suhu dingin, testis bisa naik ke atas secara alami, dan ini bisa memicu terpuntir,” ujarnya.

Baca Juga:  RSUD Jombang Sediakan Layanan Garszi di Bulaga Kecamatan Gudo, Baru Hari Pertama Diakses 700 Warga

Baca Juga: Inovatif, RSUD Jombang Hadirkan PUSPITA, Terobosan Pelayanan Administrasi Bebas Ribet

Dijelaskan, gejala klinis yang paling umum adalah nyeri hebat dan pembengkakan di area testis. Penanganan medis yang dilakukan adalah melalui operasi untuk mengembalikan posisi testis dan menjahitnya agar tidak kembali terpuntir.

Menurut dr Sonny, jumlah kasus torsio testis yang ditangani di RSUD Jombang bervariasi, dengan laporan 4–5 pasien dalam sebulan, namun terkadang juga nihil.

Baca Juga:  DBD Makin Meresahkan! 36 Pasien Dirawat Intensif di RSUD Jombang

Dengan dukungan dua dokter spesialis urologi, RSUD Jombang siap menangani kasus ini dengan operasi segera. Ia pun mengimbau masyarakat agar segera ke IGD jika mengalami nyeri di area testis, agar diagnosis dan penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. ”Kalau ada keluhan nyeri, jangan tunggu. Segera datang ke IGD untuk pemeriksaan,” pungkasnya. (ang/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *