Pemerintahan

Dukung Ketahanan Pangan, Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo Terima Bantuan Alsintan Pengering Jagung dan Padi

×

Dukung Ketahanan Pangan, Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo Terima Bantuan Alsintan Pengering Jagung dan Padi

Sebarkan artikel ini
DUKUNG KETAHANAN PANGAN: Ketua Gapoktan Gempollegundi Sari menerima bantuan alat pengering jagung dan padi dengan didampingi jajaran Forkopimcam Gudo, perangkat desa dan perwakilan BRI Cabang Jombang

Desakita.co – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo menerima bantuan unit mesin pengering jagung dan padi (bad dryer). Alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut disalurkan oleh BRI Cabang Jombang sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung program ketahanan pangan Polres Jombang.

Kepala Desa Gempollegundi Sagiyan Taruna Alip mengatakan bahwa desanya dipilih untuk mewakili rayon barat di Kabupaten Jombang. ”Pertimbangannya karena di wilayah desa kami memiliki lahan pertanian yang setiap musim menghasilkan jagung,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi dengan Pemkab, Pemdes Blimbing Gudo Jombang Realisasikan Pembangunan IPA Sumur Dalam Terlindungi

Penyaluran bantuan alsintan memiliki peran strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat desa serta mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah. ”Para petani dapat mengoptimalkan proses produksi pertanian, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia,” tandasnya.

Kehadiran mesin pengering jagung ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani, terutama dalam menghadapi musim penghujan yang sering menghambat proses pengeringan tradisional. ”Dengan bantuan ini, petani dapat mengurangi kehilangan hasil panen (susut), mempercepat proses pengeringan, dan meningkatkan nilai jual komoditas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Waspada! Tembok Penahan Jalan di Desa Sukoiber Jombang Ambrol, Begini Kondisinya

Sagiyan menambahkan, kolaborasi lintas sektor semacam ini sangat membantu peningkatan perekonomian di tingkat desa. ”Dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai petani,” terangnya.

Bantuan tersebut ke depannya diharapkan dapat mengatasi tantangan pasca-panen dan meningkatkan kualitas hasil pertanian masyarakat. Sinergi antara BUMN dan institusi kepolisian ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Program Asta Cita Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. ”Kami sebagai perwakilan desa penerima bantuan sangat berterima kasih kepada seluruh pihak, semoga alat tersebut dapat membantu para petani di wilayah kami untuk mengoptimalkan hasil produksi mereka,” pungkas Sagiyan. (dwi/naz)

Baca Juga:  Sempat Alami Kekosongan, Jabatan Dua Kepala Desa di Jombang Akhirnya Diisi Penjabat Sementara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *