Desakita.co – Kekosongan dua kepala desa di Jombang mulai diisi penjabat (Pj) sementara.
Keduanya yakni Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, dan Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh.
’’Dua-duanya untuk sementara diisi Pjs dari pegawai kecamatan sembari menunggu proses Musdes KDAW (Musyawarah Desa Kepala Desa Antar Waktu),’’ kata Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang, Nursila Cahyaningrum, Jumat (20/12).
Hal ini menindaklanjuti usulan kedua desa tersebut. Setelah kepala desa berhalangan tetap, desa mengusulkan agar diisi Pjs dengan direkomendasi oleh camat. Usulan itu kemudian diproses oleh DPMD.
Jabatan Kades Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo sebelumnya dipegang oleh Sugiyono sejak 2021.
Ia kemudian meninggal dunia pada Minggu (21/10) dini hari.
Baca Juga: Panitia Terbentuk, Desa Ini di Jombang Bakal Menggelar Musdes KDAW, soal Lima Kursi Kepala Desa Kosong
Sementara jabatan Kepala Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh sebelumnya dipegang oleh Walujo. Dia terpilih dalam Pilkades serentak 2019.
Walujo meninggal di rumahnya akibat sakit pada Senin (2/12).
Dengan terisinya dua Pj itu, kini enam desa yang kepala desanya kosong di Jombang telah memiliki Pj.
Beberapa di antaranya bahkan telah memulai proses musdes KDAW.
’’Untuk yang proses musdes, Pulolor sudah, Karobelah juga sudah mulai.
Namun kapan pelaksanaannya belum tahu, untuk desa lainnya masih menunggu tahun anggaran baru,’’ urainya.
Di Kabupaten Jombang ada enam kursi kepala desa yang kosong. Baik karena kepala desa meninggal dunia, mundur karena nyaleg, atau mundur karena nyabup.
Rinciannya, Kades Karobelah, Kecamatan Mojoagung. Kades Pulo Lor, Kecamatan Jombang. Kades Mojokrapak, Kecamatan Tembelang.
Kades Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo. Serta Kades Sumberaji, dan Kades Pengampon Kecamatan Kabuh. (riz/jif)











