Pemerintahan

Solusi Lahan KDKMP, Bupati Warsubi Buka Opsi Gunakan Aset Pemkab Jombang

×

Solusi Lahan KDKMP, Bupati Warsubi Buka Opsi Gunakan Aset Pemkab Jombang

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi, (4/2/2025). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)/

DesaKita.co – Bupati Warsubi sangat mendukung pembangunan gedung dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dia bahkan mengizinkan aset Pemkab Jombang digunakan untuk KDKMP.

’’Kita masih identifikasi aset milik pemerintah kabupaten yang rencananya akan dimanfaatkan sebagai lokasi gedung KDKMP. Khususnya bagi desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan,’’ katanya saat ditemui di gedung DPRD Jombang, Kamis (5/2).

Baca Juga:  Diikuti 450 Peserta, Disperpusip Jombang Gelar Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip

Proses pembangunan KDKMP saat ini telah berjalan di 169 desa. Namun, baru 15 desa yang telah menyelesaikan pembangunan gedung koperasi.

Sementara desa lainnya masih pada tahap pencarian serta penetapan lokasi. Baik melalui aset desa maupun aset pemkab.

Keberadaan lahan menjadi salah satu kendala utama dalam percepatan pembangunan KDKMP.

Karena itu, Pemkab Jombang turun tangan dengan melakukan inventarisasi aset daerah yang memungkinkan untuk digunakan oleh desa atau kelurahan yang tidak memiliki tanah sendiri.

Baca Juga:  Imbas Dam Karet di Desa Jatimlerek Jombang Jebol, Disperta Temukan 1.341 Hektare Lahan Terdampak, Perbaikan Butuh Waktu 3 Bulan

Tak hanya itu, terdapat sekitar 12 bidang aset desa yang sebelumnya diserahkan ke pemerintah kabupaten dan kini kembali diminta oleh desa untuk dimanfaatkan sebagai lokasi gedung KDKMP.

’’Semua itu sedang kami identifikasi,’’ ucapnya.

Baca Juga:  Jaring Bibit Atlet, Desa Diwek, Kecamatan Diwek Jombang Gelar Turnamen Voli Antar-RW

Warsubi menegaskan, proses identifikasi aset tersebut akan dipercepat agar pembangunan gedung KDKMP dapat berjalan merata di seluruh wilayah Jombang.

Ia berharap, setelah persoalan lahan tuntas, desa-desa bisa segera melanjutkan pembangunan fisik koperasi.

’’Kami targetkan identifikasi ini secepatnya selesai. Supaya program KDKMP bisa segera terealisasi dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa,’’ tegasnya. (yan/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *