Desakita.co – Pengendara yang melintas di jalan Denanyar – Megaluh harus lebih hati-hati.
Ada proyek pelebaran jalan sejak awal Juni lalu. Pelebaran jalan membuat bahu kanan dan kiri jalan dikeruk dengan alat berat.
Pantauan di lokasi, tampak petugas mengeruk bahu kanan dan kiri jalan dengan alat berat.
Sepanjang bahu jalan yang dikeruk, telah dipasang pembatas darurat berupa drum dan tali rafia.
’’Ini sudah sejak awal bulan berjalan. Setiap hari begini, harus hati-hati apalagi kalau ada mobil papasan,’’ kata Hidayat salah satu warga kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Baca Juga: Tingkatkan Konektivitas Warga, Pemdes Mojowarno Jombang Bangun Jalan Rabat Beton Antar RT
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, membenarkan ada pelebaran jalan kabupaten di ruas Denanyar – Megaluh.
’’Memang sedang ada pekerjaan. Itu proyek lanjutan dari tahun lalu,’’ ujarnya.
Lanjutan pelebaran ruas Denanyar Megaluh dianggarkan Rp 893 juta.
Saat lelang, dimenangkan CV Hikma Karya yang beralamat di Jl KH. Mimbar Jombang Rp 694 juta.
’’Kita lebarkan sisi kanan dan kiri sekitar 1,5 meter. Sesuai masa kontrak, pekerjaan ditarget selesai awal Agustus,’’ tambahnya.
Pelebaran jalan kabupaten ruas Denanyar – Megaluh merupakan program prioritas.
Baca Juga: Wujudkan Sinergitas Multipihak, Pemdes Tugusumberjo Jombang Turut Serta Aksi Resik Kali, Ini Tujuannya
Alasannya, karena jalur tersebut akses penunjang perekonomian antar kecamatan. ’’Ada tiga priotas peningkatan infrastruktur,’’ ucapnya.
Pertama, jalan untuk mendukung kawasan industri. Kedua, ruas penghubung pusat ekonomi.
Ketiga, ruas yang menghubungkan permukiman.
’’Contohnya di Denanyar Megaluh ini. Jalan tersebut penghubung antara Megaluh dan Jombang supaya perekonomian menggeliat dan ruas antar permukiman lebih bagus,’’ paparnya. (ang/jif)












