Desakita.co – Masa jabatan anggota DPRD Jombang periode 2019-2024 berakhir.
Berbagai tantangan dan pencapaian telah diraih DPRD Jombang dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Mulai dari pembentukan peraturan daerah (perda), anggaran maupun melakukan pengawasan pada pemerintahan.
Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, selama periode ini DPRD Jombang telah mengembangkan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik.
”Sejumlah peraturan daerah baik perda partisipatif maupun inisiatif sudah kami sahkan bersama-sama dengan eksekutif,” katanya.
Terlebih lagi, dalam satu tahun sedikitnya ada 13 -15 rancangan peraturan daerah (raperda) yang masuk dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda) disahkan menjadi perda.
Baca Juga: Dongkrak Ekonomi Warga, Pemdes Mojotrisno Mojoagung Jombang Latih Ibu-ibu Membatik
”Seperti salah satunya pengesahan Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Tahun 2021 dan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun ini,” bebernya.
Selain itu yang menjadi tantangan, yakni penyelamatan aset Pertokoan Simpang Tiga Mojongapit.
”Kami sampai membuat pansus (panitia khusus) selama delapan bulan,” bebernya.
Dalam pansus tersebut, para wakil rakyat berhasil memberikan sejumlah rekomendasi yang diberikan dari hasil kajian yang dilakukan.
”Pemerintah juga sudah menjalankan rekomendasi yang kami berikan,” pungkasnya.
Sementara itu, prosesi pengambilan sumpah janji anggota DPRD periode 2024-2029 pada Rabu (21/8) bakal unik.
Sebelum itu, 50 anggota DPRD Jombang terpilih bakal diarak naik becak dari Pendopo Kabupaten Jombang menuju gedung DPRD Jombang.
”Sebelum pengambilan sumpah janji, para anggota DPRD berkumpul terlebih dulu ke pendopo sekitar pukul 06.30,” ujar Sekretaris DPRD Jombang Bambang Sriyadi saat dikonfirmasi kemarin.
Dirinya menambahkan, setelah semua berkumpul di Pendopo Kabupaten Jombang, semua anggota DPRD kemudian diarak naik becak menuju gedung DPRD Jombang.
Baca Juga: Harga Jagung di Jombang Anjlok Saat Musim Panen, Begini Respons Dinas Pertanian
”Sekitar pukul 07.00 para anggota DPRD Jombang tiba di gedung DPRD untuk melakukan pengambilan sumpah janji,” bebernya.
Selain diikuti oleh anggota DPRD terpilih, rombongan sendiri bakal dipimipin oleh Penjabat (Pj) Bupati Jombang Teguh Narutomo.
Lalu diiringi oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). ”Di rombongan pertama ada Pj Bupati Jombang, lalu diiringi oleh jajaran forkopimda serta pimpinan OPD,” ungkap Sekwan.
Sedangkan yang bertugas untuk pengambilan sumpah, yakni ketua Pengadilan Negeri (PN) Jombang. ”Sesuai dengan protapnya, pengambilan sumpah bakal dilakukan oleh ketua PN setempat.
Demikian halnya ketika di jajaran lebih tinggi seperti DPRD provinsi, yang melakukan pengambilan sumpah, yakni ketua pengadilan tinggi,” sebut Sekwan.
Dari total 50 anggota dewan terpilih, wajah lama atau pertahana masih mendominasi dengan jumlah 29 wakil rakyat. Sedang 21 sisanya diisi oleh wajah-wajah baru.
Baca Juga: Musim Panen Jagung, Petani di Desa Diwek Jombang Justru Dilanda Galau, Ini Penyebabnya
”Untuk pertahana sebanyak 29 anggota dewan yang bakal diambil sumpahnya. Sementara 21 sisanya, dihiasi oleh wajah-wajah baru hasil pemilu legislatif kemarin,” bebernya.
Memastikan semua prosesi pengambilan sumpah berjalan tanpa kendala, Sekwan menggandeng sejumlah instansi pengamanan, mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, hingga personel Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang.
”Untuk pengamanan nantinya dari personel Polres Jombang, serta TNI. Termasuk kami libatkan pula, Satpol PP serta dinas perhubungan,” tandas Bambang.(yan/naz)












