Desakita.co – Pemerintah Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan tahun ini fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan.
Di antaranya kegiatan pavingisasi jalan antarRT. Harapannya bisa melancarkan mobilisasi warga di segala bidang.
Kepala Desa Peterongan Ali Muzaki mengatakan, wilayah Desa Peterongan terbagi dalam empat dusun. Meliputi Dusun Pesantren, Wonokerto, Pajaran, dan Dusun Peterongan.
Pembangunan jalan paving tahun ini fokus di Dusun Wonokerto. Warga biasa menyebutnya dengan Wonokerto Utara. ”Pekerjaan sekarang masih berjalan dan tinggal finishing, karena batas terakhir 20 Oktober dimulai sejak 8 Juni lalu,” kata Muzaki.
Baca Juga: Progres Pekerjaan Proyek Irigasi Pariterong Jombang Capai Segini, Segera Agendakan Uji Coba Saluran
Dijelaskan, sesuai dengan musyawarha desa (musdes), mulai dari BPD hingga tokoh masyarakat, jalan tersebut butuh penanganan. Karena kondisinya rusak parah. Seluruh aspal mengelupas dan menyisakan batu kerikil. ”Karena setiap musim hujan air sungai selalu luber ke jalan raya, sehingga aspalnya hancur,” imbuh dia.
Karena pertimbangan itu, disepakati dilakukan penanganan. Hanya saja, material yang dipilih tak lagi menggunakan aspal. Melainkan paving.
”Hasi musdes takutnya seperti yang dulu, makanya biar awet dipaving,” ujar Muzaki.
Pekerjaan itu dilakukan tim pelaksana kegiatan (TPK) desa. Sumber anggarannya dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 305 juta. Jalan yang dipaving sepanjang 527 meter.
Terbagi menjadi dua lokasi. ”Paling panjang di pinggir sungai itu 470 meter dan lokasi satunya sepanjang 57 meter, jadi sama-sama di Dusun Wonokerto,” tutur dia.
Jalan itu merupakan penghubung antarRT. Karena di dusun itu terdapat enam RT. ”Pekerjannya swakelola oleh TPK, pekerjanya juga melibatkan waga asli desa sini,” ujar Muzaki.
Diharapkan, peningkatan jalan dusun memudahkan mobilitas warga di seluruh sektor, baik perekonomian maupun bidang kesehatan.
”Dengan adanya pembangunan ini pertama hasil pekerjaan semoga maksimal, bermanfaat untuk seluruh masyarakat, biar tidak ada lagi warga yang jatuh di situ karena dulu jalannya rusak,” kata Muzaki. (fid/naz)












